Bos Napoli Carlo Ancelotti dikabarkan siap meninggalkan Naples musim depan dan mempertimbangkan untuk gabung AC Milan lagi.

Ancelotti menangani Napoli sejak musim panas 2018 lalu. Saat itu ia menekan kontrak berdurasi tiga tahun

Namun setelah menjalani kompetisi musim ini, Ancelotti kemungkinan besar bisa hengkang dari klub asal Naples tersebut. Pasalnya saat ini terjadi kisruh di klub tersebut.

Semua bermula dari hasil tak maksimal yang didapat Napoli belakangan ini. Termasuk, hasil imbang lawan Red Bull Salzburg di Liga champions.

Hal tersebut membuat presiden Napoli gemas. Pada akhirnya ia pun memerintahkan Lorenzo Insigne dkk untuk menjalani latihan khusus. Namun para pemain membangkang dan malah memilih pulang saja.

Carlo Ancelotti pun disebut mendukung para pemain. Karena situasi yang tidak kondusif saat ini, maka pelatih berusia 60 tahun itu pun disebut akan angkat kaki dari Napoli di akhir musim nanti.

Kabar ini dilansir oleh Tuttosport. Kabar itu juga menyebut Ancelotti dikabarkan tertarik untuk menangani Suso dkk jika Milan benar-benar ingin memakai jasanya.

Akan tetapi, jika memang Ancelotti siap menangani Milan, ia baru akan bisa pindah ke San Siro lagi pada musim depan. Mustahil baginya untuk menangani skuat Rossoneri karena terbentur aturan.

Menurut aturan dari Serie A, seorang pelatih tak bisa bekerja untuk dua klub di musim yang sama. Jadi jika misalnya ia hengkang dari Napoli lebih cepat sekalipun, ia tetap harus menunggu hingga musim depan.

Carlo Ancelotti pernah membela Milan baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Ia pun cukup sukses selama berkarir di San Siro.

Selama menjadi pelatih misalnya, ia berhasil membawa Milan meraih Scudetto pada musim 2003-04. Ia juga membawa Rossoneri meraih dua titel Liga Champions pada tahun 2003 dan 2007.

Saat itu Milan diperkuat banyak pemain top. Mulai dari Andriy Shevchenko, Kaka, Paolo Maldini, Andrea Pirlo, Gennaro Gattuso, hingga Clarence Seedorf.

Akan tetapi saat ini skuat AC Milan banyak diperkuat pemain muda seperti Gianluigi Donnarumma, Alessio Romagnoli, Ismael Bennacer, Lucas Paqueta, hingga Rafael Leao. Performa Rossoneri tak cukup bagus untuk bisa meraih kemenangan secara reguler pada musim 2019-20 ini. Jadi ini akan jadi tantangan besar bagi Carlo Ancelotti.