di Piala Dunia Suporter Akan DIawasi Wasit Agar Tidak Terjadi Rasistme

7upcashFIFA telah punya jalan keluar untuk melawan aksi rasisme di Piala Dunia 2018.
Ditulis website resminya, FIFA bakal kembali bekerja bersama dengan Fare Network – suatu
organisasi antirasis yang telah bekerja bersama dengan UEFA.di Piala Dunia Suporter Akan DIawasi Wasit Agar Tidak Terjadi Rasistme

di Piala Dunia Suporter Akan DIawasi Wasit Agar Tidak Terjadi Rasistme

Organisasi itu telah digandeng di Kualfikasi Piala Dunia 2018 serta Piala Konfederasi
2017. Nanti, FIFA meletakkan seputar tiga orang pengamat khusus aksi rasisme pemain di
lapangan serta penonton di tribune.

Nah, dari tiga orang ‘wasit’ itu yang bakal merekomendasikan pada wasit di lapangan. Bila
terjadi pelanggaran, jadi wasit memiliki hak hentikan jalannya pertandingan bila aksi fans
di tribun tidak juga berhenti. Terkecuali jadi monitoring, tiga pengamat ini juga bisa
jadi sumber FIFA dalam menjatuhkan sanksi.

Pengamat antirasis itu baru kali pertama diaplikasikan di Piala Dunia. ” Itu jadi sisi
dari bentuk kampanye antirasis kami. Bahwa, kami sama sekali tidak mentolerir pelanggaran
rasis di sepak bola, sekecil apa pun, ” ungkap Sekjen FIFA, Fatma Samoura sebagaimana
diambil di situs resmi FIFA.

Terobosan FIFA itu bisa apresiasi dari Kick it Out, suatu organisasi antirasis. Mereka
menilai, aksi pemain-pemain yang pernah jadi korban pelecehan rasial seperti Danny Rose
sebelum pergi ke Rusia mungkin saja tanda-tanda ada trauma atas tindakan pelecehan rasis
ini. Bek timnas Inggris itu tidak membawa keluarganya ke Rusia, takut jadi korban
pelecehan rasis.

Selain Samoura, Deputi Sekjen FIFA, Zvonimir Boban mendukung bila pelaku tindakan rasis
memperoleh sanksi berat. ” Karena mereka (pelaku rasis) idiot, serta tidak perlu datang di
Rusia, ” kata Boban pada The Times.

FIFA belum merilis besaran denda yang dapat dijatuhkan ke fans atau suatu tim bila terjadi
pelanggaran rasisme.