Didier Deschamps Mengulangi Kesuksesannya di Piala Dunia 1998

7upcashUntuk kedua kalinya sesudah 1998, Prancis berubah menjadi juara dunia. Pada laga babak final Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskwa, Rusia, Minggu 15 Juli, Prancis menaklukkan Kroasia 4-2. Didier Deschamps Mengulangi Kesuksesannya di Piala Dunia 1998

Didier Deschamps Mengulangi Kesuksesannya di Piala Dunia 1998

Pelatih Prancis, Didier Deschamps, mengulang kesuksesan menjadi pemain pemain. Pada pertandingan final Piala Dunia 1998 di Stade de France, Saint Dennis, Paris, Prancis, Deschamps tampak di lapangan menjadi kapten yang memimpin Zinedine Zidane serta kawan-kawan menaklukkan Brasil 3-0.

Deschamps menyusul jejak Franz Beckenbauer dari Jerman serta Mario Zagallo dari Brasil yang memenangkan Piala Dunia menjadi pemain serta pelatih. Menjadi libero di lapangan, Beckenbauer membawa Jerman Barat menaklukkan Johan Cruyff serta kawan-kawan dari Belanda 2-1 pada final Piala Dunia 1978. Menjadi pelatih, Beckenbauer membawa Jerman Barat memenangkan Piala Dunia 1990 dengan menaklukkan Diego Maradona cs dari Argentina pada final.

Zagallo membawa Brasil berubah menjadi juara menjadi pemain pada 1958 serta 1962 dan menjadi pelatih 1970. Pada final Piala Dunia 1998, pasukan Zagallo ditaklukkan Deschamps cs di final.

Sama dengan pada Piala Dunia 1998, Prancis mencapai kesuksesan karena kombinasi di antara pemain dari beragam asal dengan sebagiannya merupakan keturunan golongan imigran.

Kylian Mbappe, Ngolo Kante, Blaise Matuidi, serta Paul Pogba, contohnya, di tim bimbingan Deschamps saat ini memperingatkan pada Lilian Thuram, Zinedine Zidane, Marcel Desailly, serta Youri Djorkaeff pada team Les Bleus 1998.

Dalam laga semalam di stadion nasional Rusia itu, gol pertama untuk kelebihan Prancis dengan diawali gol bunuh diri yang dikerjakan penyerang Kroasia, Mario Mandzukic, di menit ke-18. Mandzukic punya maksud bermaksud menangkap bola dari sepakan bebas penyerang Prancis, Antoine Griezmann, dengan sundulannya. Namun, tandukan Mandzukic malah mengakibatkan bola melambung diatas jangkauan penjaga gawang Danijel Subasic serta masuk ke gawangnya sendiri.

Di menit ke-29, Kroasia sukses menyamakan posisi melalu i gol yang diciptakan Ivan Perisic dengan sepakan kaki kirinya yang membobol gawang penjaga gawang Hugo Lloris.

Sembilan menit lalu, Prancis unggul lagi melalu i tembakan Antoine Griezmann melalu i tembakan penalti. Hadiah penalti dikasihkan pada Prancis sesudah Perisic menyingkirkan bola yang masuk ke kotak penalti timnya dengan tangan. Hal tersebut ditetapkan wasit sesudah lihat rekaman dari piranti Video Assistant Referee (VAR).

Dalam babak kedua , Prancis jadi besar kelebihan. Menit ke-59, gelandang Paul Pogba membobol gawang Kroasia. Pogba melepas sepakan keras di dekat kotak penalti Kroasia. Bola diblok lawan serta namun kembali dikuasasi Pogba. Gelandang Manchester United ini lalu memperdayai penjaga gawang Kroasia dengan sepakan kaki kirinya.

Di menit ke-65 giliran pemain sayap dari Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, cetak gol ke empat kelebihan Prancis. Pada umur 19 tahun , Mbappe berubah menjadi pemain remaja pertama yang cetak gol pada final Piala Dunia semenjak Pele mengerjakannya beberapa puluh tahun lalu .

Empat menit lalu, Mandzukic mengecilkan ketertinggalan Kroasia dengan menjebol gawang Prancis dengan memotong operan balik di lini belakan g lawan.

Posisi 4-2 untuk kemenangan Prancis bertahan hingga sampai wasit meniup peluit akhir di menit ke-90+4 atau hingga sampai injury time sebutan lain tambahan waktu berjalan sepanjang 4 menit.

Susunan pemain :

Prancis : Lloris, Pavard, Varane, Umtiti, Hernandez, Pogba, Kanté (Steven Nzonzi 55), Mbappé, Griezmann, Matuidi (Corentin Tolisson 75, Giroud (Nabil Fekir 82).

Kroasia : Subasic, Vrsaljko, Strinic (Marko Pjaca 82), Lovren, Vida, Rakitic, Modric, Brozovic, Perisic, Mandzukic, Rebic (Andre Kamaric 75).

Wasit : Nestor Pitana (Argentina)

Gol : Prancis : Mario Mandzukic (bunuh diri) 18, Antoine Griezmann penalti-38, Paul Pogba 59, Kylian Mbappe 65.

Kroasia : Ivan Perisic 28, Mario Mandzukic 69.