Chat with us, powered by LiveChat
Home Blog

The Lillywhites Dikabarkan Tertarik Dengan Jesse Lingard dari MU

0

Rumor ketertarikan Tottenham terhadap Jesse Lingard nampaknya bukan sekedar omong kosong belaka. The Lillywhites diklaim siap mengeluarkan uang banyak untuk merekrut sang playmaker dari Manchester United.

Lingard merupakan salah satu pemain yang nasibnya tidak jelas di MU. Ini dikarenakan ia tidak mendapatkan banyak jam bermain di Old Trafford dalam dua musim terakhir.

Cedera dan penurunan performa membuat sang pemain tidak mendapatkan banyak jam bermain. Alhasil ia digosipkan akan dilepas Solskjaer di musim panas ini.

Daily Star mengklaim bahwa Lingard masih bisa melanjutkan karirnya di Inggris. Karena Tottenham siap memboyongnya di musim panas ini.

Menurut laporan tersebut, Jose Mourinho sangat menyukai gaya bermain Lingard.

Ia menilai sang pemain cocok dengan skema permainannya. Dan ia percaya bisa membangkitkan performa sang pemain.

Ia sudah meminta manajemen Tottenham menganggarkan sekitar 30 juta pounds untuk mendatangkan Lingard dari MU.

Namun laporan itu mengklaim bahwa Tottenham belum bisa melepaskan tawaran itu dalam waktu dekat.

Mereka masih menunggu kejelasan status Dele Alli. Sang gelandang kabarnya sudah tidak masuk dalam rencana Jose Mourinho di musim depan.

Tottenham baru akan mengejar Lingard jika Alli sudah terjual terlebih dahulu.

Kontrak Lingard di MU sendiri sudah menipis.

Sang playmaker akan hengkang dari MU sebagai free agent di tahun depan.

PSSI Pastikan Elkan Baggott Ikut TC Timnas di Turki

0

Elkan Baggott disebut akan bergabung dengan Timnas Indonesia U-19 di pemusatan latihan atau training camp (TC) di Turki. Hal itu disampaikan Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nama Elkan Baggott masuk dalam daftar pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong untuk mengikuti pemusatan latihan.

Namun, pemain Ipswich Town U-18 ini belum juga nampak di dalam pemusatan latihan yang saat ini masih berlangsung di Kroasia sejak akhir Agustus.

PSSI saat ini tengah mengurus proses peminjaman Baggott dari Ipswich Town untuk mengikuti TC bersama timnas Indonesia.

“Dia akan bergabung nanti saat TC di Turki. Insya Allah tidak ada kendala,” kata Indra Sjafri saat dihubungi Suara.com lewat pesan WhatsApp, Senin (21/9/2020).

Mantan pelatih Timnas Indonesia U-23 ini tidak menyebutkan secara detail kapan Baggott akan merapat. Menurut Indra, waktu bergabungnya Elkan Baggott dengan skut Shin Tae-yong akan diumumkan PSSI dalam waktu dekat.

“Untuk lengkapnya nanti akan dirilis oleh PSSI,” tambah lelaki yang pernah menukangi Bali United itu.

TC di Kroasia akan selesai pada akhir September 2020. Setelah itu rencananya Garuda Nusantara –julukan Timnas Indonesia U-19– akan melanjutkan TC di Turki.

Selama TC di Kroasia, Pasukan Merah Putih telah melakoni sejumlah pertandingan uji coba. Yaitu melawan Bulgaria (0-3), Kroasia (1-7), Arab Saudi (3-3), dan dua kali melawan Qatar dengan hasil kemenangan 2-1 serta imbang 1-1.

Witan Sulaeman dan kawan-kawan akan melakoni dua uji coba lagi sebelum pemusatan latihan di Kroasia resmi berakhir. Yaitu menghadapi Bosnia-Herzegovina pada 25 September dan Dinamo Zagreb pada 28 September 2020.

“Uji coba di Turki ditunggu saja yah,” pungkas lelaki yang juga pernah menukangi Timnas Indonesia U-19 itu.

Alvaro Morata Keluar Dari Atletico Madrid dan Merapat ke Juventus

0

Penyerang Atletico Madrid, Alvaro Morata, dikabarkan akan segera bergabung dengan Juventus. Lantas bagaimana nasib bomber gaek AS Roma, Edin Dzeko?

Seperti yang diketahui, Juventus sempat dikabarkan dekat dengan pria berkebangsaan Bosnia itu. Namun transfer baru bisa terjadi saat Roma berhasil mendapatkan Arkadiusz Milik dari Napoli.

Permasalahannya, transfer Milik ke Roma sedang tersendat karena ada sedikit masalah terkait kesepakatan antara kedua klub. Roma pun enggan melepas Dzeko jika Milik belum ada di genggamannya.

Di sisi lain, seperti yang Andrea Pirlo katakan, Juventus tengah membutuhkan striker baru. Mereka tidak punya waktu banyak karena Gonzalo Higuain sudah pergi. Tak heran kalau mereka mengalihkan perhatiannya ke bidikan lain.

Berdasarkan laporan yang beredar, Juventus akan segera mendatangkan Alvaro Morata dari Atletico Madrid. Pemain berdarah Spanyol itu bakalan direkrut sebagai pinjaman plus opsi pembelian dengan nilai total 55 juta euro.

Situasinya kurang lebih mirip, di mana Juventus menunggu Atletico Madrid mendapatkan Luis Suarez dari Barcelona. Tapi, berdasarkan kabar dari Sky Sport Italia dan Marca, prosesnya jauh lebih mulus ketimbang Dzeko.

Lantas, bagaimana dengan Dzeko? Menurut laporan, pemain berusia 34 tahun tersebut terlihat di markas pelatihan Roma saat ini. Namun dirinya masih menunggu kabar soal transfer ke Juventus sembari menjalani latihan.

Menurut Il Corriere dello Sport, Juventus sudah mencapai kesepakatan dengan Dzeko maupun Roma. Namun seperti yang telah dijelaskan, transfer baru bisa terjadi kalau Roma telah mendapatkan Milik dari Napoli.

Indikasi kepergian Dzeko dari Olimpico sebenarnya sudah tercium sejak akhir pekan kemarin. Meskipun kondisinya sedang fit, namun Dzeko tidak diturunkan kala Giallorossi bertemu Hellas Verona di ajang Serie A.

Juiventus sendiri tidak menggantungkan harapannya kepada Dzeko seorang. Sang direktur, Fabio Paratici, mengkonfirmasi kalau timnya sedang membidik beberapa nama untuk mengisi slot penyerang.

“Bisa dibilang ini bukan situasi mengenai Dzeko, ini adalah situasi striker, karena Juventus membutuhkan penyerang. Sekarang kami hanya memikirkan satu striker, bukan dua,” ujarnya kepada Sky Sports.

“Kami tahu apa yang kami mau dan sedang mengerjakannya secara tenang, masih ada 15 hari bursa transfer dan kami tak terburu-buru. Masih ada opsi lainnya, bukan cuma Dzeko,” pungkasnya.

Cristiano Ronaldo Catat Rekor Baru, Andrea Pirlo Menang di Laga Debut

0

Juventus menandai era baru pada musim 2020/2021 dengan mulus. Andrea Pirlo menang di laga di debutnya. Lalu, ada Cristiano Ronaldo yang mencatatkan rekor baru di awal musim.

Juventus berjumpa Sampdoria di pekan pertama Serie A. Laga digelar di Allianz Stadium pada Minggu (20/9/2020) malam WIB.

Si Nyonya Tua tidak butuh waktu lama untuk membuka skor. Pada menit ke-13, Dejan Kulusevski membawa Juventus unggul 1-0 lewat gol dari sepakan melengkung. Juventus pun unggul 1-0.

Setelah itu, Juventus sempat sulit menambah gol. Namun, Juventus mendapat dua gol tambahan pada menit ke-78 dari Leonardo Bonucci dan pada menit ke-88 dari Cristiano Ronaldo. Juventus pun menang dengan skor 3-0 di debut Andrea Pirlo.

Cristiano Ronaldo membuktikan bahwa dia masih pantas menjadi andalan Juventus. Andrea Pirlo memainkannya sejak menit awal dan pemain 35 tahun itu tampil sangat bagus sepanjang laga.

Gol pertama Juventus tidak lepas dari aksi Ronaldo. Kulusevski mendapat bola dari upaya Ronaldo masuk ke kotak penalti yang kemudian diblok pemain belakang Sampdoria.

Ronaldo kemudian mencetak gol dua menit jelang laga bubar. Mendapat umpan terobosan Aaron Ramsey, kapten timnas Portugal itu membuka keran golnya pada musim 2020/2021 bersama Juventus.

Bagi Ronaldo, ini adalah musim ke-19 di kompetisi profesional. Menariknya, seperti dikutip dari Squawka, Ronaldo tidak pernah berhenti mencetak gol dalam 19 musimnya di level kompetitif sepak bola Eropa.

Sebuah catatan rekor impresif bagi Ronaldo.

Andrea Pirlo memainkan formasi 3-5-2 bersama Juventus. Di lini depan, ada nama Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski yang bermain bersama. Kedua pemain pun tampil cukup apik sebagai duet baru di lini depan.

Ronaldo tampil cukup dominan dengan 10 shots di laga melawan Sampdoria. Dia menjadi pemain pertama yang membuat 10 shots di satu laga di lima liga top Eropa pada musim 2020/2021 ini.

Sementara itu, Kulusevski mampu menjadi tandem yang baik. Eks pemain Parma itu tahu seperti apa bola yang diinginkan Ronaldo. Duet ini membuat Paulo Dybala harus bekerja keras jika ingin masuk ke tim inti.

Massimiliano Allegri Diberitakan Bakal Latih Roma

0

Mantan pelatih Juventus, Max Allegri dikabarkan bakal mendapat klub baru di musim ini. Allegri dirumorkan bakal menjadi pelatih AS Roma menggantikan Paulo Fonseca.

Dikutip Football5star.com dari Siamolaroma, Senin (21/9/2020) pemilik baru Roma, Dan Friedkin berkeinginan untuk bisa gantikan Fonseca dengan Allegri. “Allegri bisa menjadi pelatih Roma berikutnya dan Paulo Fonseca bisa menikmati hari-hari terakhirnya di Olimpico,” tulis media Italia tersebut.

Ini bukan kali pertama, Fonseca dirumorkan bakal dipecat oleh kubu Roma. Pada tahun lalu, pelatih asal Portugal tersebut juga diberitakan hal yang sama. Mendekati pekan terakhir Serie A musim lalu, manajemen Roma kala itu memberi peringatan kepada Fonseca untuk bisa mengubah keadaan setelah kekalahan 1-2 dari Napoli pada Juli 2020.

Kala itu, selepas dimulai kembalinya Serie A, penampilan dari Roma memang terlihat makin menurun dengan hanya meraih satu kemenangan dan menderita tiga kali kekalahan. Untuk musim 2020-21 sendiri, Roma mengawali dengan start kurang begitu meyakinkan.

Melawan Hellas Verona, I Lupi hanya mampu bermain imbang tanpa gol. Fonseca sendiri mengaku kecewa dengan hasil imbang tersebut meski memuji penampilan anak asuhnya.

“Saya rasa kami sudah bermain bagus pada babak pertama. Kami menciptakan tiga hingga empat peluang untuk mencetak gol. Hal itu seharusnya bisa mengubah pertandingan,” kata Fonseca dikutip dari Football Italia.

“Pada babak kedua, Verona memainkan bola-bola panjang. Hal itu membuat kami kesulitan untuk mempertahankan bola. Kami tetap membuat peluang. Saya rasa permainan akan berubah jika saja bisa mencetak gol,” tambahnya.

Philippe Coutinho Ingin Kembali ke Barcelona

0

Philippe Coutinho tengah menyambut kesempatan memperbaiki kariernya di Barcelona. Dia kembali dari masa pinjaman, dan sepertinya Ronald Koeman berniat mempertahankannya.

Karier Coutinho merosot drastis sejak meninggalkan Liverpool. Dia gagal pada satu setengah musim pertama di Barca, lalu dipinjamkan ke Bayern Munchen, kurang memuaskan, dan akhirnya kembali lagi ke Camp Nou.

Beberapa pekan lalu Coutinho sempat dihubungkan dengan transfer ke Premier League, tapi sekarang situasinya berubah. Koeman sepertinya akan memberikan kesempatan untuk Coutinho, setidaknya musim ini.

Meski pernah terbuang, sekarang Coutinho tampak siap menyambut musim baru. Dia terus mencetak gol pada dua laga pertama pramusim Barca.

Lalu pada laga ketika, kemenangan 1-0 atas Elche di Joan Gamper Trophy, Minggu (20/9/2020) dini hari WIB, Coutinho dinobatkan sebagai man of the match.

“Saya merasa sangat baik. Saya rindu bermain di lapangan ini [Camp Nou],” buka Coutinho dikutip dari Sport.

“Kami masih punya satu pekan lagi sampai memulai musim yang sebenarnya dan kami bekerja keras untuk mengawali dengan sebaik-baiknya.”

Meski percaya diri, Coutinho mengakui bahwa tugas Barca sebagai tim masih sangat banyak. Koeman merupakan pelatih baru, dan para pemain harus beradaptasi dengan gaya main dan filosofi baru.

Masalahnya, waktu mereka sangat singkat karena dampak pandemi virus corona. Barca sedang berkejaran dengan waktu.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk pramusim, tapi kami semakin baik, setiap hari berlatih lebih baik lagi,” sambung Coutinho.

“Kami mulai terbiasa dengan apa yang diminta pelatih dari tim dan kami masih punya satu pekan lagi untuk bersiap,” tutupnya.

Timo Werner Pilih Chelsea dan tak Menyesal Tolak Liverpool

0

Penyerang asal Jerman Timo Werner mengaku tak menyesal menolak Liverpool dan memilih Chelsea karena di klub London itu ia bisa bermain lebih sering.

Werner menjadi buruan banyak klub sejak musim lalu. Sebab performanya memang begitu mengiurkan bersama RB Leipzig.

Werner sempat dikaitkan dengan Liverpool. Pemain 24 tahun itu sendiri juga memberikan kode siap gabung dengan The Reds karena di sana ada Jurgen Klopp.

Akan tetapi ia tak jadi gabung Liverpool. Werner justru berbelok arah dan pindah ke Chelsea.

Timo Werner pun mengakui bahwa ia memang tertarik untuk gabung Liverpool. Alasannya pun jelas; ada Jurgen Klopp di sana.

Klopp sudah terbukti sebagai manajer yang hebat dan Liverpool kembali bangkit di bawah asuhannya. Meski demikian, Werner mengaku ia tidak menyesal gagal gabung The Reds dan malah pindah ke Chelsea.

“Saya pikir itu cukup mengatakan bahwa Jurgen Klopp saat ini adalah salah satu pelatih paling sukses di dunia. Tentu saja, jika ia menginginkan Anda untuk timnya, Anda akan mulai berpikir [gabung Liverpool],” serunya pada Bild.

“Dalam beberapa bulan terakhir, saya juga memikirkan beberapa klub lain yang tertarik. Pada akhirnya, saya memutuskan pergi ke Chelsea dengan keyakinan penuh karena menurut saya itu langkah terbaik bagi saya,” tegasnya.

“Saya bisa katakan saya tidak menyesalinya sejauh ini dan saya pasti tidak akan melakukannya di masa depan,” ucap Werner.

Timo Werner pun menambahkan, ia memilih pindah ke Chelsea karena di sana ia bisa mendapat peluang bermain secara reguler. Sebab jika ia bisa terus bermain, ia bisa makin berkembang dan meraih banyak kesuksesan.

“Saya harus membuat keputusan terbaik untuk diri saya sendiri. Di Chelsea, saya melihat bahwa saya bisa langsung bermain dan menjadi pemain reguler. Dengan proyek ini, saya bisa berkembang,” serunya.

“Ini adalah peluang yang mungkin dilihat Sadio Mane atau Mohamed Salah empat atau tiga tahun lalu di Liverpool FC. Mereka juga pergi ke sana untuk berkembang sehingga mereka bisa memenangkan Premier League dan Liga Champions. Di situlah saya sekarang, dan tentu saja, saya ingin melihat perkembangan itu,” tegas Werner.

Di Chelsea, Timo Werner dipilih menjadi striker utama ketimbang Tammy Abraham dan Olivier Giroud. Di Liverpool, ia belum tentu jadi pilihan utama karena harus bersaing dengan Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah.

MU Bakal Sulit Juara Selama Martial Striker Utama

0

Legenda Manchester United, Teddy Sheringham mendesak manajemen MU segera membeli striker baru. Ia menilai Anthony Martial tidak cukup bagus untuk menjadi striker utama MU, sehingga mereka akan kesulitan menjadi penantang gelar juara.

Sejak musim lalu, Martial mendapatkan peran baru di MU. Ole Gunnar Solskjaer menempatkannya di posisi striker tengah sebagai pengganti Romelu Lukaku.

Di musim perdananya, Martial tampil cukup apik di laga itu. Ia berhasil membuat 23 gol di semua kompetisi.

Namun Sheringham mengaku bahwa catatan itu tidak cukup bagus untuk seorang striker utama. “Saya rasa United masih membutuhkan penyerang baru,” ujar Sheringham yang dikutip Goal International.

Sheringham menilai bahwa Martial bukanlah sosok penyerang murni.

Jadi ia merasa sang striker akan kesulitan untuk menciptakan banyak gol yang dibutuhkan agar MU menjadi juara.

“Manchester United tidak akan memenangkan gelar juara selama mereka memainkan Anthony Martial sebagai pemain nomor sembilan mereka.”

Sheringham menyebut bahwa MU butuh penyerang haus gol untuk menjadi juara. Sementara ia menilai Martial kecil kemungkinan bisa menjelma menjadi striker seperti itu.

“Ketika bermain untuk klub seperti United, mencetak 20 gol dalam satu musim itu sebenarnya catatan yang cukup bagus.”

“Namun United membutuhkan striker yang mampu mencetak 30-35 gol dalam satu musim untuk menjadi juara. Apakah dia [Martial] bisa menjadi seperti itu? Saya tidak yakin.”

Pada laga kontra Crystal Palace tadi malam, Martial kesulitan untuk berkembang.

Ia tidak melepaskan satupun tembakan tepat sasaran sehingga timnya kalah 3-1 di laga tersebut.

Bintang Arsenal Jadi Pemain dengan Gaji Termahal di Liga Inggris

0

Tanda tangan Pierre-Emerick Aubameyang di kertas kontrak kerja bersama Arsenal sedikit banyak mempertebal koceknya. Betapa tidak, penyerang asal Gabon itu kini digaji sebesar 350 ribu poundsterling (setara Rp6,7 miliar) per pekan. Nominal itu menjadikannya pemain dengan bayaran termahal di Liga Inggris.

Status tersebut sebelumnya dipegang oleh Mesut Ozil. Pemain asal Jerman itu juga dibayar Arsenal 350 ribu per pekan. Angka tersebut menjadikan Aubameyang dan Ozil sebagai dua pesepakbola dengan bayaran termahal di Premier League.

“Saya ingin meninggalkan warisan. Ini adalah tempat saya. Ini adalah keluarga saya. Kami punya sesuatu yang menarik di sini. Saya yakin yang terbaik akan datang untuk Arsenal,” tutur Pierre-Emerick Aubameyang setelah memperpanjang kontrak, dikutip dari The Sun, Minggu (20/9/2020).

Sebelum memperpanjang kontrak, pesepakbola berusia 31 tahun itu dibayar sebesar 200 ribu poundsterling (setara Rp3,8 miliar). Tentu saja, nominal yang dikeluarkan Arsenal, sebanding dengan apa yang diberikan Pierre-Emerick Aubameyang di lapangan.

Sejak tiba pada Januari 2018, ia menjadi pemain tersubur di skuad The Gunners. Per Minggu (20/9/2020), Aubameyang sudah mengemas 72 gol dan 16 assist dalam 112 penampilan di semua kompetisi. Catatan tersebut sudah cukup untuk menjadikannya pemain termahal di Arsenal sekaligus Inggris.

Setelah nama Aubameyang dan Ozil, peringkat tiga pemain dengan bayaran tertinggi jatuh kepada David de Gea. Kiper berpaspor Spanyol itu digaji sebesar 350 ribu poundsterling (setara Rp5,55 miliar) oleh Manchester United hingga 30 Juni 2023.

Sama seperti Aubameyang, kenaikan gaji itu dirasakan David de Gea setelah memperpanjang kontrak pada musim panas 2019. Di belakang David de Gea, ada nama Kevin de Bruyne yang digaji 320 ribu poundsterling (setara Rp6,1 miliar) oleh Manchester City.

Melengkapi lima besar, muncul nama penggawa anyar Chelsea, Kai Havertz. Pemain berusia 21 tahun itu digaji sebesar 310 ribu poundsterling (setara Rp5,94 miliar) per pekan. Ia menjadi pemain termuda dalam daftar 10 pemain bergaji tertinggi di Liga Inggris 2020-2021.

Berikut daftar lengkap pemain dengan gaji tertinggi di Liga Inggris (per pekan).

1. Pierre-Emerick Aubameyang (Arsenal), lebih dari Rp6,7 miliar

2. Mezut Ozil (Arsenal), Rp6,7 miliar

3. David De Gea (Man United), Rp6,7 miliar

4. Kevin De Bruyne (Man City), Rp6,1 miliar

5. Kai Havertz (Chelsea), Rp5,94 miliar

6. Raheem Sterling (Man City), Rp5,74 miliar

7. Paul Pogba (Man United), Rp5,55 miliar

8. Anthony Martial (Man United), Rp4,79 miliar

9. Kun Aguero (Man City), Rp4,40 miliar

10. Willian Borges da Silva (Arsenal), Rp4,21 miliar

Recent Posts