Site icon PREDIKSICASH.COM

Kegagalan Chelsea Pertahankan Gelar Juara Jadi Perhatian Maurizio Sarri

Kegagalan Chelsea Pertahankan Gelar Juara Jadi Perhatian Maurizio Sarri

7upcash – Maurizio Sarri mengaku masih menganalisa, mengapa Chelsea kerap gagal pertahankan gelar usai menjadi juara Liga Inggris pada musim sebelumnya. Kegagalan Chelsea Pertahankan Gelar Juara Jadi Perhatian Maurizio Sarri

The Blues sukses dua kali menjadi juara Liga Inggris dalam tempo empat musim terakhir, tapi selalu tampil mengecewakan pada musim berikutnya.

Malah di musim lalu, skuad yang saat itu diarsiteki Antonio Conte ini terpaut 30 poin dari Manchester City di puncak klasemen, meski pada musim sebelumnya pelatih asal Italia itu mendapat pujian atas kesuksesannya meraih titel juara.

Begitu pula saat Jose Mourinho mengasuh Chelsea. Ia berhasil meraih juara pada musim 2014/15 sebelum ditendang pada Desember 2015.

Tidak ingin mengikuti para pendahulunya, Maurizio Sarri mengaku masih mencari tahu alasan kegagalan Chelsea mempertahankan gelar juara, serta raihan poin yang tidak konsisten dari klub ini.

“Kami ingin menang. Namun sejarah klub ini sedikit aneh. Di 2014/15, saya rasa Chelsea meraih 87 poin. Di musim 2015/16 mendapatkan 50 poin,” ujar Sarri.

“Itu sangat aneh, dengan pelatih [Jose Mourinho] dan dengan skuad yang sama. Kemudian [di musim berikutnya] meraih 93 poin, lantas 70 poin di musim lalu dengan pelatih dan skuad yang sama,” tandasnya.

“Jadi angka-angka ini sedikit aneh. Saya harus memahami kenapa. Saya mempelajarinya. Saya pikir, angka-angka ini menjadi pertanda sesuatu. Untuk saat ini saya masih belum tahu apa,” ujar Sarri.

“Namun saya ingin memahaminya dan membantu para pemain saya untuk tetap berada di level yang sama. Mungkin jika Anda beruntung atau tidak beruntung, Anda bisa meraih 85 atau 80 poin, tapi perbedaannya 43 poin dalam satu musim!” Tandasnya.

“Saya tidak tahu [alasannya], sebab para pemain biasa berlatih dengan baik dan rutin. Jadi sikap para pemain tidak ada yang salah. Mungkin ada masalah dari sisi mental. Saya harus memahaminya,” ungkap Sarri.

Exit mobile version