Pacar gelandang Real Madrid Federico Valverde bernama Mina Bonino begitu mencintai sepak bola. Dia sampai rela tidur di bandara beralaskan kardus saat mendukung tim kesayangannya River Plate.

Bonino merupakan presenter cantik asal Argentina. Dia fans sejati River Plate yang selalu menyempatkan hadir langsung ke stadion baik saat main kandang atau tandang.

Kisah menarik terjadi kala River Plate mentas pada leg kedua final Copa Libertadores 2018. Tim kesayangannya melawan rival abadi Boca Juniors di Santiago Bernabeu, Madrid.

Laga sengaja digelar di Spanyol karena kerusuhan kedua suporter. Bonino dengan berbekal seadanya ikut menemani River Plate bertanding di Ibu Kota Spanyol.

“Saya pergi ke Madrid dengan tiket sekali jalan. Saya tidak mendapatkan tiket pulang karena harganya terlalu mahal. Saya makan apa saja yang tersedia. Saya pergi ke supermarket dan mengambil sampel makanan apa pun yang ada. Ada keju, sandwich, saya mengambil apa saja tanpa membayar,” kata Bonino dikutip dari TNT.

“Saya tinggal di hostel seharga tiga euro. Ada tiga fans River Plate dan seorang lelaki tua Rusia, yang tidak mengerti apa-apa,” ujarnya.

Tapi pengorbanan Bonino tak sia-sia. River Plate berhasil mengalahkan Boca Juniors 3-1. Tim yang dijuluki Los Millonarios itu juara Copa Libertadores berkat keunggulan agregat 5-3 mengingat sebelumnya kedua tim main imbang 2-2 di La Bombonera pada leg pertama.

Setelahnya River Plate berhak mentas di Piala Dunia Antarklub di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Bonino terbang ke Timur Tengah untuk menonton tim asuhan Marcelo Gallardo berlaga.

Sayangnya langkah River Plate terhenti di semifinal akibat kalah adu penalti dari Al Ain. Padahal Bonino sudah membeli tiket pulang setelah pertandingan final selesai. Akhirnya perempuan 27 tahun itu tidur di bandara demi mencari tiket murah dan pulang ke Argentina lebih cepat.

“Saya memiliki tiket pulang. Tetapi saya terancam harus tinggal di Dubai selama dua atau tiga hari karena kami kalah dari Al Ain. Satu-satunya cara bagi saya untuk kembali ke Argentina adalah dengan penerbangan murah,” tuturnya.

“Saya menghabiskan waktu suatu malam di bandara, tidur di atas kardus dan bantal yang telah saya bawa. Lalu saya terbang pulang keesokan harinya,” ucapnya.