Lini Tengah Akan Menjadi Kunci Kemenangan Uruguay vs Prancis

7upcashSesudah melalui adangan tim nasional Argentina dalam drama tujuh gol, Prancis di perempat
final Piala Dunia 2018 akan memperoleh tantangan dari negara Amerika Selatan yang lain :
Uruguay. Lini Tengah Akan Menjadi Kunci Kemenangan Uruguay vs Prancis

Lini Tengah Akan Menjadi Kunci Kemenangan Uruguay vs Prancis

Tim yang dilatih oleh Oscar Washington Tabarez ini pun di pastikan akan menghidangkan
halangan yang lebih berat daripada Argentina. Terpenting, karena kesolidan lini tengah
serta lini pertahanan.

Di Piala Dunia 2018 ini Uruguay yaitu satu diantara tim dengan catatan pertahanan paling
baik, yakni baru kebobolan satu gol saat menang 2-1 melawan Portugal di babak 16 Besar.

Dari delapan negara yang tetap tersisa di perempat final Piala Dunia 2018, cuma Brasil yang
mempunyai catatan sama.
Pemenang Uruguay vs Prancis Ditetapkan Lini Tengah

Lebih mengesankan sekali lagi, Uruguay mengerjakannya tanpa ada bermain terlalu kasar,
keras, atau membuat perlahanggaran-pelanggaran yang tidak butuh. Baru satu kartu kuning
yang dikoleksi Luis Suarez serta kawan-kawan dari empat pertandingan yang sudah mereka
lakoni, paling baik diantara tim yang lain.

Satu diantara aspek pendukungnya yaitu demikian biasanya lini pertahanan Uruguay bermain
berbarengan. Diego Godin, Jose Gimenez, Diego Laxalt, Martin Caceres, juga Fernando Muslera
bila dijumlahkan sudah tampak 350 kali dalam balutan kostum Uruguay.

Bahkan juga, Muslera, Godin serta Caceres sudah bermain saat Uruguay merebut Copa America
2011 — dengan Tabarez jadi arsitek.

Lini belakang Uruguay yang di pimpin Diego Godin sudah lama bermain berbarengan. Lini
belakang Uruguay yang di pimpin Diego Godin sudah lama bermain berbarengan.
Ini pasti jadi kelebihan, mengingat cuma ada minim waktu berlatih untuk beberapa pemain di
level internasional. Makin kerap bermain bermakna makin padu dalam mengaplikasikan strategi
racikan sang pelatih, terpenting untuk lini pertahanan yang memanglah memerlukan koordinasi
tingkat tinggi.

Hadapi Prancis, lini pertahanan Uruguay ini akan ditest oleh kecepatan beberapa pemain
depan Les Bleus.

Seperti yang dipertunjukkan dalam pertandingan melawan Argentina, Kylian Mbappe serta
Antoine Griezmann sangatlah mematikan saat menyerang balik dengan cepat, sesaat Olivier
Giroud pun pandai dalam memberi desakan pada dua bek tengah, hingga dapat terbentuk ruangan
untuk lini kedua Prancis untuk masuk ke kotak penalti.

Kylian Mbappe dengan kecepatannya akan jadi ancaman untuk lini belakang Uruguay. Kylian
Mbappe dengan kecepatannya akan jadi ancaman untuk lini belakang Uruguay.
Diluar itu Prancis juga mempunyai duet lini tengah yang sangatlah kuat dalam figur N’Golo
Kante serta Paul Pogba. Tidak cuma kelebihan fisik, baik Kante serta Pogba merupakan
pengontrol bola yang ahli, serta mempunyai umpan lambung akurat yang sangatlah efisien
dalam serangan balik untuk memakai kecepatan Mbappe serta Griezmann.

Mematikan gerakan Kante serta Pogba akan bermakna terpenting untuk Uruguay bila ingin
memutus serangan-serangan Prancis.

Tabarez sendiri nampaknya akan memainkan pressing ketat pada beberapa pemain Prancis untuk
mematikan sengat lini serang mereka. Ini dapat bermakna Uruguay yang bermain defensif
dengan penjagaan zone pada beberapa pemain Prancis.

” Bila Anda membiarkan Prancis memperoleh ruangan, jadi kompetisi akan jalan sangatlah
sulit, ” kata Tabarez dalam konferensi pers selesai meyakinkan satu ticket ke perempat
final.

Tabarez juga menyebutkan tidak punya masalah bila bola lebih dikuasai Prancis.

Satu hal sebagai benang merah antara Prancis serta Uruguay ini yaitu beberapa arsitek yang
sudah bertahun-tahun mengatasi negaranya semasing.

Tabarez yaitu otak dibalik kebangkitan sepak bola Uruguay sesudah tersungkur dalam tiga
dekade pada awal mulanya.

Ia membawa Uruguay ke semifinal Piala Dunia 2010, juara Copa America 2011 serta melahirkan
sekurang-kurangnya dua generasi beberapa bakat sepak bola Uruguay.

Ini lantaran Tabarez bukan sekedar mengatasi tim senior namun juga ikut ikut serta membuat
bikin biru pengembangan bola Uruguay.

Tabarez sendiri populer lantaran fleksibilitas strateginya. Ia dapat membawa Uruguay
bermain defensif serta lebih memercayakan serangan balik, atau demikian sebaliknya ambil
gagasan serangan.

Selain itu, Deschamps pun sudah mengatasi Les Bleus sepanjang enam tahun. Pertandingan saat
Prancis menang 4-3 atas Argentina yaitu yang ke-80 untuk Deschamps jadi pelatih negaranya.

Tidak sama dari Tabarez, bekas gelandang Prancis yang mengantarkan negaranya juara Piala
Dunia 1998 itu lebih suka membuat tim yang solid dengan bertahan serta memercayakan
serangan balik.

Bahkan juga, dalam pertandingan melawan Peru di fase group pun Prancis tampak tak nyaman
memegang bola serta lebih mematikan saat lakukan serangan balik.

Dengan kecepatan serta kapabilitasnya menggiring bola di sayap, Bentacur dapat jadi mimpi
jelek untuk Benjamin Pavard, pemain yang lakukan kekeliruan saat melawan Argentina. Ia juga
mempunyai sepakan jarak jauh yang lumayan baik untuk menguji Hugo Lloris kalau Uruguay
kesusahan tembus lini pertahanan sang laawan.
Tenang dalam ambil penalti serta amat cepat dalam serangan balik, Griezmann yaitu satu
diantara pemain Prancis yang paling berkelanjutan di Piala Dunia. Di Piala Eropa 2016,
Griezmann juga jadi pemain Prancis paling produktif di fase group dengan catatan gol-
golnya. Cahaya yang dipancarkan Kylian Mbappe bukanlah bermakna Griezmann tidak beresiko
sekali lagi untuk lini pertahanan lawan.