Ranieri Dinilai Bakal Menghadapi Rintangan Seperti di Leicester

7upcash – Claudio Ranieri telah sah dipilih menjadi pelatih baru Fulham. Ia menukar Slavisa Jokanovic yang dilengserkan sesudah performa jelek Ryan Sessegnon dkk. di Premier League musim ini. Menurut Dimitar Berbatov, bekas anak asuhannya, memandang itu rintangan besar seperti waktu di Leicester City. Ranieri Dinilai Bakal Menghadapi Rintangan Seperti di Leicester

Ranieri Dinilai Bakal Menghadapi Rintangan Seperti di Leicester

Sekarang ini, Fulham ada di posisi juru kunci klassemen sementara Premier League. Mereka baru mengemas lima poin dari satu kemenangan, dua hasil imbang, serta sembilan kekalahan. Dalam tujuh pertandingan paling akhir di beberapa arena, The Cottagers bahkan juga selalu menerima kekalahan. Tidak bingung jika mereka difavoritkan terdegradasi dengan odds 4/6.

Tentang hal tersebut, Berbatov tidak sabar lihat tangan dingin Ranieri yang sukses membawa Leicester juara Premier League pada 2015-16 walau dikasih odds 5.000/1 di bursa taruhan. Ia memandang rintangan menyelematkan Fulham dari degradasi sama besarnya dengan membawa Leicester City ke tangga juara.

“Itu akan jadi rintangan, tetapi bukan suatu yang tidak mungkin untuk keluarkan mereka dari zona degradasi,” ungkap Berbatov seperti diambil dari London Evening Standard. “Dia akan tiba dengan taktik untuk menjaga mereka.”

Berbatov yang sempat diatasi Ranieri sewaktu di AS Monaco memandang ada satu kelebihan yang jadi modal sang manajer anyar untuk selamatkan Fulham. Itu ialah pendekatan yang baik pada beberapa pemain. “Dia miliki reputasi bagus. Itu akan begitu membantunya. Kebanyakan orang mencintainya ia Monaco, Leicester, serta saya meyakini di Fulham akan demikian,” jelas ia.

Perihal terpenting, menurut bekas penyerang tim nasional Bulgaria itu, Ranieri mesti membawa The Cottagers mencetak kemenangan yang telah lama tidak dirasa. Ia memandang hal tersebut bukan satu misi mutahil sebab ada banyak pertandingan yang akan dijalani The Cottagers.

“Pasar taruhan untuk Leicester memenangkan Premier League ialah 5.000/1. Saat ini, odds untuk Fulham bertahan ikut mungkin sebesar itu. Ini keadaan yang sama, cuma terbaik saja. Pasar taruhan tidak berpihak mereka. Ini keadaan yang melawan, tetapi ada banyak pertandingan untuk membalikkan keadaan,” tutur pria yang merambah dunia layar-lebar itu.

Dalam pandangan bekas punggawa Manchester United serta Bayer Leverkusen itu, Ranieri dapat kembali tunjukkan sentuhan midasnya. “Dia sudah lakukan itu bersama dengan Leicester serta saat ini ia dapat selamatkan Fulham dari degradasi yang mungkin lebih susah untuk diraih,” kata ia. “Fulham patut bertahan di Premier League.”

Debut Ranieri di Fulham akan diawali pada 24 November yang akan datang. Waktu itu, mereka akan melayani Southampton yang ada di posisi ke-17 dengan kelebihan tiga poin dari The Cottagers.