Perburuan gelar La Liga musim ini belum usai dan bahkan masih berlangsung sengit. Namun Real Madrid sudah menyusun rencana selebrasi yang sesuai dengan protokol kesehatan.

Saat ini, Real Madrid sedang menduduki puncak klasemen La Liga dengan perolehan 77 poin. Unggul satu angka dari rival bebuyutannya yang sedang menempati peringkat kedua, Barcelona.

Namun perlu diketahui bahwa Real Madrid belum melakoni laga pekan ke-35. Sehingga jarak poin antara keduanya bisa semakin melebar andai Los Merengues mengalahkan Alaves pada Sabtu (11/7/2020) dini hari nanti.

Barcelona sendiri terus memberikan tekanan dengan cara meraih kemenangan. Seperti yang mereka lakukan waktu bertemu Espanyol baru-baru ini. Pasukan Quique Setien tersebut menjadi pemenang dengan skor tipis 1-0.

Meskipun persaingan masih berlangsung, namun Real Madrid sudah mengambil langkah lebih dulu untuk menyiapkan selebrasi juara. Mereka bahkan telah melakukan kontak dengan pengelola kota Madrid.

Selebrasi tidak boleh dilakukan secara sembarangan, apalagi di era pandemi Covid-19 seperti ini. Walikota Madrid, Jose Luis Martinez-Almeida, sedang menyiapkan beberapa skenario agar selebrasi bisa berlangsung tanpa melupakan protokol kesehatan.

“Keberhasilan itu patut untuk dirayakan, tentu saja, sebab itu adalah pencapaian yang luar biasa hebatnya,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Marca.

“Namun selebrasinya harus dijalankan dengan kondisi keamanan yang sepantasnya,” lanjut Martinez-Almeida.

Martinez-Almeida mencoba mengambil referensi dari kasus serupa yang terjadi di Vitoria. Saat klub basket, Baskonia, berhasil menjuarai Liga Endesa pada tanggal 30 Juni lalu.

“Karena ini adalah musim yang spesial, selebrasinya juga akan dilakukan secara spesial,” lanjutnya. Ia juga meyakini bahwa akan ada sekumpulan fans Madrid yang bakalan berkumpul untuk merayakan kesuksesan timnya.

“Kondisi yang sama juga akan diterapkan dalam kasus andai Atletico Madrid memenangkan Liga Champions,” kelakar sang walikota, yang diketahui merupakan fans berat dari Atletico Madrid.