oleh

Koulibaly Tidak Dianggap Seperti Korban Tindakan Rasisme

Koulibaly Tidak Dianggap Seperti Korban Tindakan Rasisme

7upcash – Wakil Perdana Mentri Italia menjelaskan jika Kalidou Koulibaly bukan adalah korban dari tindakan rasisme di Giuseppe Meazza. Dia menjelaskan jika supporter sepak bola memang seringkali soraki pemain dari tim lawan. Koulibaly Tidak Dianggap Seperti Korban Tindakan Rasisme

Koulibaly Tidak Dianggap Seperti Korban Tindakan Rasisme

Di partai pada Inter Milan versus Napoli, Koulibaly jadi korban pelecehan rasian yang dikerjakan oleh sekumpulan interisti. Akan tetapi, wasit benar-benar tidak hentikan laga sebab tidak memandang Koulibaly jadi tujuan dari pelecehan rasial.

“Saya perasaan, rasisme bukan masalah riil yang kami hadapi di tahun 2018 ini. Di laga itu, beberapa supporter Inter ikut bersorak mengutuk AC Milan. Apa hal tersebut termasuk juga ke rasisme?” tutur Matteo Salvini diambil dari Football Italia.

“(Leonardo) Bonucci ikut disoraki oleh beberapa supporter AC Milan. Apa hal tersebut termasuk juga ke rasisme? Saya meyakini beberapa supporter yang hadir ke stadion adalah sekumpulan orang yang cuma ingin melihat laga sepak bola,” tambah Salvini.

Walau tidak memandang Koulibaly menjadi korban rasisme, Salvini siap menginvestigasi selesai beberapa masalah yang menghantui partai Inter versus Napoli. Dia siap ajak semua pemilik kepentingan dalam dunia sepak bola untuk lakukan diskusi.

“Besok, saya akan berdialog bersama dengan pemerintah Italia untuk menginvestigasi selesai masalah ini. Kami perlu banyak pertolongan dari beberapa pemegang kepentingan dalam dunia sepak bola jika ingin menginvestigasi selesai masalah ini.”