PSSI baru-baru ini memperkenalkan seorang wasit perempuan bernama Deliana Fatmawati Kaban. Bukan tanpa sebab, ia merupakan wasit perempuan pertama yang berhasil dapat lisensi FIFA sejak tahun 2017.

Saat ini, wanita mulai mendapatkan tempat dalam dunia sepak bola. Mulai dari tim, kompetisi, hingga pengadil di lapangan. Di kancah Internasional, wasit wanita sudah mulai dilibatkan dalam sebuah laga besar sepak bola pria.

Teranyar, pertandingan Piala Super Eropa 2019 antara Chelsea kontra Liverpool dipimpin oleh seorang wasit wanita asal Prancis bernama Stephanie Frappart.

Meski begitu, hal tersebut masih belum terlaksana di Indonesia. Hingga kini, wasit yang bertugas di tanah air masih berasal dari kaum Adam.

Mengutip Instagram resmi PSSI, Indonesia sejatinya punya satu wasit perempuan yang sudah mendapatkan lisensi dari FIFA dengan nama Deliana Fatmawati Kaban.
Deli, sapaan akrabnya, mengaku bahwa rasa cintanya dengan si kulit bundar jadi alasannya menekuni dunia perwasitan. Pengalamannya di dunia sepak bola memang bukan hal baru. Hal tersebut bahkan dimulai ketika dirinya masih duduk di bangku SMA.

Pilihan Deliana untuk berkarier di sepak bola sempat mendapatkan pertentangan dari orang tuanya. Namun, semua berubah saat dirinya mendapat panggilan untuk membela timnas sepak bola wanita Indonesia U-17 dalam sebuah kompetisi di Korea Selatan.

Akhirnya, wanita kelahiran tahun 1988 itu mulai menyelami dunia perwasitan pada tahun 2011. Bermula dengan meraih lisensi C3, Deliana kemudian sukses mendapatkan lisensi FIFA pada awal 2017 lalu. Berkat lisensinya itu, dia bisa memimpin pertandingan Internasional yang didaftarkan ke FIFA.
Dengan memiliki kesempatan untuk mengadili laga di level Internasional, dara cantik asal Medan ini berharap bisa mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.