Manajemen Persebaya Surabaya mengakhiri kerjasama dengan Djadjang Nurdjaman. Menyusul rentetan hasil buruk yang diderita Green Force dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 yang disiarkan Indosiar.

Terbaru, Persebaya ditahan imbang Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (10/8). Itu merupakan hasil imbang kelima di kandang.

Menurut Manajer Persebaya, Chandra Wahyudi, manajemen sebenarnya sudah memberi kesempatan kepada Djanur untuk berbenah. Tetapi, hasilnya belum sesuai harapan.

“Evaluasi ini sudah disampaikan beberapa laga sebelumnya. Tapi, kami memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim,” ungkap Chandra seperti dilansir laman resmi klub.

“Dan, ternyata kami tak kunjung meraih hasil memuaskan,’’ tegas Manajer asal Bojonegoro tersebut.

Hingga pekan ke-13, Persebaya baru mencatatkan empat kemenangan, sisanya enam kali seri dan tiga kali kalah.

Lebih lanjut, manajemen Persebaya mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Djanur selama menukangi Persebaya. Terutama keberhasilan dia menyelamatkan tim Kota Pahlawan dari jurang degradasi musim lalu.

Dan untuk menangani tim, manajemen akan mempercayakan kepada Bejo Sugiantoro sebagai karteker. Termasuk ketika Persebaya melawan Arema FC pada pekan ke-14, Kamis (15/8) mendatang.

Bejo sebelumnya juga pernah menjadi karteker ketika Persebaya mengkhiri kerja sama dengan Angel Alfredo Vera pada tahun 2018 lalu. Sementara untuk pelatih definitif di tahun 2019 ini, Persebaya akan mengumumkannya sesegera mungkin.