Pelatih Timnas Italia Roberto Mancini mengatakan timnya pasti akan tampil berbeda di ajang Euro 2021 mendatang setelah adanya penundaan dari pihak UEFA.

Turnamen tersebut sejatinya digelar pada musim panas tahun 2020 ini. Tepatnya mulai 12 Juni 2020.

Akan tetapi, pihak UEFA akhirnya menunda perhelatan turnamen tersebut. Mereka menjadwalkan turnamen bakal digelar pada musim panas 2021 mendatang.

Hal ini tak lepas dari munculnya pandemi virus Corona. Italia sendiri menjadi salah satu negara yang terdampak paling parah oleh virus Covid19 ini.

Roberto Mancini mengatakan adanya penundaan jadwal itu berpengaruh langsung pada timnya Italia. Ia mengatakan timnya akan tampil dengan wajah yang berbeda di turnamen Euro itu.

“Jelas, memulihkan pemain dengan karakteristik unik seperti Nicolo Zaniolo adalah penting dan banyak pemain muda yang sudah kami miliki di skuat akan lebih berpengalaman musim panas mendatang,” kata Mancini kepada La Gazzetta dello Sport.

“Jika orang-orang seperti Federico Chiesa pindah ke klub yang lebih besar dan bermain sepak bola di klub internasional, itu juga bisa mempercepat proses pematangan. Seperti yang saya katakan kepada ayahnya, Federico harus bermain dengan sangat antusias. Orang lain seperti Domenico Berardi seharusnya sudah menjadi bintang dengan kemampuannya, tetapi dia masih berusia 25 dan dapat tumbuh banyak di masa depan,” tuturnya.

Adanya penundaan ini tak hanya akan mengubah wajah Italia. Tim-tim lain yang punya banyak pemain muda juga akan terpengaruh seperti Prancis, Inggris, Belanda, Jerman, hingga Spanyol.

“Saya mengharapkan level Kejuaraan Eropa tingkat yang sangat tinggi, berkualitas tinggi. Kami akan mencoba memenangkan turnamen top,” tambah Mancini.

“Saya tidak sabar untuk berdiri di depan bangku dan mendengarkan lagu kebangsaan. Setelah semua hal yang dilalui negara ini, itu akan menjadi sensasi yang luar biasa,” serunya.