Everton menjadi pusat perhatian pada awal musim 2020/2021 ini. Sebab, The Toffes mampu tampil bagus dan terus meraih kemenangan pada tujuh laga awalnya.

Everton mulai diperhitungkan pasca menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih baru. Pria asal Italia itu menggantikan Marco Silva yang dipecat pada Desember 2019 lalu.

Pada awal musim 2020/2021 ini, di bawah Ancelotti, Everton membuat manuver bagus di bursa transfer. Mereka membeli Abdoulaye Doucoure, Allan, dan James Rodriguez yang langsung menjadi pemain inti.

Selain itu, Ancelotti juga mampu memunculkan potensi terbaik dari Dominic Calvert-Lewin. Bersama James dari Richarlison, mereka menjadi andalan di lini depan pada formasi 4-3-3.

Everton kembali meraih kemenangan pada pekan keempat Premier League. Menjamu Brighton pada Sabtu (3/10/2020) malam WIB, The Toffes menang dengan skor 4-2. James Rodriguez mencetak dua gol.

Bagi Everton, ini adalah kemenangan ketujuh mereka beruntun di awal musim 2020/2021. Empat kemenangan diraih di laga Premier League dan tiga lainnya terjadi saat bermain di Carabao Cup.

Berdasar catatan Squawka, dengan empat kemenangan beruntun di awal musim, ini adalah start terbaik Everton dalam sejarah di Premier League. Mereka menyamai catatan pada musim 1969/1970 lalu.

Ketika itu, Everton sukses menjadi juara di akhir musim.

Bukan hanya terus meraih kemenangan, Everton juga tampil sangat tajam. Pasukan Ancelotti mampu mencetak 24 gol hanya dari tujuh laga. Everton dua kali mencetak lima gol dalam satu laga [lawan West Brom dan Fleetwood].

Masuknya Allan dan Doucore membuat lini tengah Everton makin solid. Hal ini membuat trio James Rodriguez, Calvert-Lewin, dan Richarlison bekerja dengan baik dan fokus menyerang.

Calvert-Lewin telah mencetak enam gol di Premier League, sama dengan capaiannya sepanjang musim 2018/2019 lalu dengan 35 kali bermain. James Rodriguez juga menjadi pemain yang berbahaya dengan tiga golnya.

Richarlison? Pemain 23 tahun memang baru mencetak satu gol dari empat laga Premier League. Akan tetapi, dia punya peran vital untuk merusak pertahanan lawan lewat driblle dan kecepatannya.