Juventus disingkirkan FC Porto dari Liga Champions. Pelatih Si Nyonya Tua Andrea Pirlo menyebut kesalahan yang dibuat Cristiano Ronaldo menjadi salah satu penyebabnya.

Juventus angkat koper meski menang 3-2 atas Porto via babak tambahan pada leg kedua 16 Besar Liga Champions di Allianz Stadium, Rabu (10/3/2021) dini hari WIB. Pasukan Pirlo tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang dalam agregat 4-4.

Di laga dini hari tadi gol Si Nyonya Tua dicetak Federico Chiesa pada menit ke-49 dan 63, serta Adrien Rabiot (117). Sementara dua gol tim tamu dibukukan Sergio Oliviera (19, 115).

Gol kedua Oliviera terjadi melalui skema tendangan bebas. Ronaldo dan Rabiot yang ditunjuk sebagai pagar betis justru berbalik badan ketika si kulit bundar menghampiri.

Mereka seakan-akan takut dengan bola. Hal tersebut yang disayangkan Pirlo.

“Kami memilih pemain untuk masuk ke dalam pagar betis. Belum pernah terjadi sebelumnya mereka (Ronaldo dan Rabiot) berbalik. Mungkin mereka merasa tendangan bebas yang diambil sangat jauh sehingga tidak bahaya,” kata Pirlo dikutip dari Football Italia.

“Itu adalah kesalahan, biasanya tidak terjadi. Para pemain tidak merasa itu adalah situasi berbahaya dan kebobolan gol,” ujarnya.

Ini merupakan kegagalan pertama dalam karier kepelatihan Pirlo. Sebelumnya dia membawa CR7 dan kolega juara Piala Super Italia dan tembus final Coppa Italia.

“Ada pertandingan demi pertandingan. Hal-hal ini terjadi dalam kehidupan seorang pelatih. Ini yang pertama bagi saya, buruk, tetapi kami harus bersiap. Sebab ini baru bulan Maret dan kami memiliki pemain muda yang tumbuh di setiap pertandingan dan berusaha keras,” tuturnya.

“Saya tidak berpikir bisa mengeluh kepada para pemain atau meminta lebih. Karena mereka memberikan yang terbaik hari ini,” ucapnya.