Angel Di Maria terpaksa meninggalkan pertandingan PSG kontra Nantes lebih cepat karena masalah pribadi di luar lapangan. Rumah Di Maria dikabarkan dirampok oleh sekelompok kriminal.

Winger Argentina ini ditarik keluar di babak kedua setelah sporting director PSG, Leonardo, memberi tahu Mauricio Pochettino soal insiden tersebut.

Pochettino langsung menarik Di Maria keluar lapangan dan mengawal eks Real Madrid itu ke ruang ganti.

Setelahnya, menurut L’Equipe, Leonardo yang bicara dengan Di Maria soal perampokan di rumahnya.

Menurut laporan RMC, ternyata keluarga Di Maria sedang berada di rumah saat perampokan itu terjadi. Kabarnya istri dan anak-anak Di Maria sempat jadi tawanan para perampok.

RMC bahkan mendeskripsikan penyanderaan ini “sangat kejam”. Belum ada informasi pasti apakah keluarga Di Maria sampai terluka.

Perampokan ini pun sangat profesional. Menurut Le Parisien, keluarga Di Maria yang sedang berada di lantai bawah tidak mendengar pergerakan perampok di lantai atas sampai terlambat.

Nahasnya bukan hanya Di Maria yang jadi korban perampokan. Di saat yang sama, rumah Marquinhos juga jadi sasaran perampok, meski belum ada informasi lanjutan.

Kasus perampokan ini benar-benar jadi masalah PSG selama sekitar dua tahun terakhir. Di Maria dan Marquinhos hanyalah korban terbaru.

Sebelumnya sudah ada kasus Sergio Rico, Thiago Silva, Eric Maxim Choupo Moting, dan beberapa pemain lainnya