oleh

Jelang El Clasico Real Madrid dan Barcelona Perang Urat Syarat

Laga rivalitas abadi Real Madrid versus Barcelona sudah mulai memanas meski baru diadakan pada Minggu (11/4/2021) dini hari WIB.

Derbi bertajuk El Clasico akan menjadi laga yang penuh gengsi bagi kedua klub tersebut karena kentalnya sejarah rivalitas.

Dalam putaran pertama Liga Spanyol, Barcelona sempat bersua dengan Real Madrid pada 24 Oktober 2020.

Real Madrid tampil sebagai pemenang dengan skor 3-1 dalam laga yang diadakan di kandang Barcelona, Stadion Camp Nou.

Barcelona pun tampak ingin membalaskan dendamnya atas kekalahan di laga tersebut.

Selain bergengsi, laga itu juga akan menjadi pertaruhan bagi kedua klub dalam memperebutkan gelar Liga Spanyol musim ini.

Barcelona dan Real Madrid kini bersaing ketat di papan atas klasemen sementara Liga Spanyol.

Barcelona saat ini berada di peringkat ke-2 klasemen sementara Liga Spanyol dengan torehan 65 poin.

Sedangkan Real Madrid terpaut dua angka dan kini menempati peringkat ke-3 klasemen Liga Spanyol.

Keduanya bersaing untuk menggusur Atletico Madrid yang kini berada di puncak klasemen Liga Spanyol dengan mengoleksi 66 poin.

Meski laga baru diadakan pada akhir pekan nanti, suhu El Clasico sudah mulai memanas.

Dilansir dari Marca, Barcelona melancarkan psywar unik menjelang laga El Clasico tersebut.

Barcelona memajang spanduk berukuran raksasa di gedung yang berada di dekat markas Real Madrid, Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.

Adapun Stadion Santiago Bernabeu saat ini sedang dalam tahap renovasi dan Real Madrid sementara harus melakoni pertandingan di Stadion Alfredo di Stefano.

Pada spanduk berukuran raksasa tersebut, Barcelona memajang foto dua pilarnya, Frenkie de Jong dan Pedri, yang mengenakan seragam kebanggaan.

Selain itu, spanduk itu juga bertuliskan yang bermaksud keinginan Barcelona dalam memenangi Derbi El Clasico tersebut.

Itu bukanlah kali pertama adanya spanduk beraroma Barca di dekat Stadion Santiago Bernabeu.

Sebelumnya, pada Desember lalu, Joan Laporta sempat memasang spanduk untuk kampanyenya dalam rangka pemilihan presiden klub Barcelona.

Keputusan itu tampaknya terbukti jitu karena Laporta akhirnya berhasil terpilih sebagai presiden klub Barcelona pada bulan lalu.