Terdapat lima alasan yang mendukung Inggris jadi juara Euro 2020.

Perjalanan Inggris di Euro 2020 sudah mencapai semifinal. Satu langkah lagi, mereka bakal sampai di final.

Namun, sebelum menginjakkan kaki di puncak, The Three Lions harus melewati adangan Denmark dulu di semifinal Euro 2020.

Laga Inggris vs Denmark itu bakal digelar di Stadion Wembley, London, Inggris, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB .

Baru setelah itu, Inggris bisa ke final dan akan menghadapi salah satu di antara dua negara kuat, Italia dan Spanyol.

Jika benar bisa mencapai final, peluang Inggris untuk menjuarai Piala Eropa edisi kali ini semakin besar.

Tanpa banyak basa-basi, berikut lima alasan yang mendukung Inggris bisa juara Euro 2020:

1. Lini pertahanan kokoh

Melansir UEFA, Inggris adalah satu-satunya di antara empat finalis Euro 2020 yang masih belum kebobolan dalam lima pertandingan di turnamen tersebut.

Mereka menjadi tim pertama sejak Italia di Piala Dunia 1990, yang mencatatkan lima nirbobol berturut-turut dari awal dua turnamen besar (Piala Dunia dan Euro).

2. Keharmonisan skuad

Pelatih Inggris Gareth Southgate menilai bahwa timnya memilki keharmonisan yang tidak ditemui di tim-tim peserta Euro lainnya.

“Saya telah melihat banyak negara tersingkir dari turnamen karena semangatnya tidak seperti yang dimiliki anak-anak ini,” kata Gareth Southgate.

Gelandang Inggris Jordan Henderson juga sejalan dengan sang pelatih. Menurutnya, skuad Inggris saat ini adalah yang terbaik di Euro 2020.

“Itu adalah skuat terbaik yang pernah saya lihat dalam sebuah turnamen,” kata Jordan Henderson

Sementara itu, kapten timnas Inggris Harry Kane menilai bahwa Southgate telah menciptakan lingkungan yang sehat di tim.

“Itu semua berkat Southgate dan budaya tim pertama yang dia ciptakan. Dia membawa ketenangan nyata ke dalam skuad, kebersamaan yang nyata,” kataa Kane.

“Yang paling penting baginya adalah bagi kami untuk bersama, apakah Anda bermain, Anda berada di bangku cadangan, atau di skuat, ini adalah lingkungan tim yang nyata dan kami semua mendorong ke arah yang sama,” imbuh Kane.

3. Faktor Stadion Wembley

Inggris diuntungkan dengan semifinal dan final Euro 2020 yang akan digelar di kandang mereka, Stadion Wembley.

Rekor Tim Tiga Singa di stadion berkapasitas 90.000 tempat duduk itu sejak Piala Dunia 2018 cukup mengesankan, yakni 14 kemenangan dari 17 pertandingan.

Pada laga semifinal Euro 2020 kontra Denmark, Stadion Wembley diperkirakan bakal dihadiri oleh 60.000 penonton. Inggris diuntungkan karena mayoritas dari penonton tersebut merupakan suporter mereka sendiri.

4. Lini depan tajam

Inggris saat ini tidak hanya memiliki satu, tetapi dua pemain depan produktif, yakni Raheem Sterling dan Harry Kane.

Keduanya telah menetak enam dari delapan gol Inggris di Euro sejauh ini. Masing-masing dari mereka mengoleksi tiga gol.

Sterling adalah pemain yang mencetak tiga gol pertama timnas Inggris di Euro. Sementara, Kane baru panas di fase gugur. Dua dari tiga golnya dicetak di tahap tersebut.

5. Pengalaman hadapi laga besar

Ketika Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018, itu merupakan pertama kalinya mereka tampil di babak empat besar turnamen akbar sejak Euro 1996.

Inggris kemudian kembali berhasil sampai di semifinal setahun setelahnya. Kali ini, mereka mencapai babak empat besar UEFA Nations League (UNL) 2018-2019.

Sayangnya, dari dua semifinal terakhir itu, Inggris selalu kalah, semuanya lewar drama perpanjangan waktu.

Di semifinal Piala Dunia 2018, Inggris takluk 1-2 dari Kroasia, sedangkan di UNL, mereka dibungkam Belanda 1-3.

Kekalahan menyakitkan dari dua negara kuat tersebut cukup menjadi pembelajaran Inggris. Mereka lebih siap saat ini untuk menghadapi Denmark di semifinal Euro 2020 sebelum ke final dan akhirnya menjadi juara.