Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, memaparkan prediksinya soal peringkat Manchester United di akhir masa Premier League musim ini. Sang mantan pelatih itu berkata bahwa the Red Devils tidak akan finis di tiga besar.

Mourinho menukangi Manchester United mulai tahun 2016 hingga 2018. Ia hanya mampu membuat tim raksasa Inggris tersebut finis di peringkat enam pada musim perdananya, namun bisa tampil di Liga Champions karena sukses menjuarai Liga Europa.

Di musim kedua, torehan Mourinho bisa dikatakan lebih baik walau tidak menghasilkan trofi. Ia sukses membawa Manchester United bertengger di peringkat dua dengan koleksi 81 poin. Selain itu, ia juga membawa tim tersebut mencapai babak final FA Cup.

Sayangnya performa Manchester United menurun jauh di musim berikutnya. Mourinho kehilangan pekerjaannya pada bulan Desember 2018 dan Ole Gunnar Solskjaer hanya mampu membawa MU finis di peringkat enam.

Selepas dipecat, Mourinho masih sering terlihat di layar kaca. Ia menjadi seorang pandit di salah satu media terkenal dan kerap diminta pendapat soal bekas klubnya itu.

Pada suatu kesempatan, ia dimintai pendapat soal di mana Manchester United akan berakhir pada musim ini. Mourinho memberikan opininya yang mungkin tidak akan disukai oleh fans Paul Pogba dkk.

“Melihat dari luar, saya pikir mereka akan finis di antara peringkat empat dan enam. Tapi itu sudut pandang saya dan saya tak yakin mereka bisa bersaing untuk dua besar, tentu saja,” ujar Mourinho ke Sky Sports.

“Saya pikir itu akan menjadi pencapaian yang sangat bagus bagi mereka, finis di empat besar dan kembali bermain di Liga Champions,” lanjutnya.

Performa Manchester United pada musim ini bisa dikatakan sedang goyah. Dari enam pertandingan yang telah terlewati di Premier League, mereka hanya mampu membukukan dua kali kemenangan. Hasil apik itu muncul dari laga kontra Chelsea dan Leicester City.

Yang baru-baru saja terjadi, Manchester United harus bertekuk lutut di depan West Ham yang tampil sebagai tuan rumah pada hari Minggu (22/9/2019). Mereka tumbang dengan skor 0-2.

Opini Mourinho pun terdengar realistis. Dan Mourinho sendiri merasa bahwa finis di peringkat empat bukan hal yang buruk. Menurutnya, finis di peringkat empat bisa dijadikan landasan untuk membangun skuat agar mampu meraih prestasi yang lebih baik di musim berikutnya.

“Bila secara internal tujuannya adalah mencoba finis di empat besar dan membangun dari sana, dan tidak memikirkan soal berjuang meraih titel, saya pikir itu akan menjadi lingkungan yang tepat untuk memasukkan pemain muda dan mencoba membangun masa depan,” tutupnya.