Tupai yang meloncat, pada akhirnya akan jatuh juga. Seperti itulah gambaran bagi Juventus yang merasakan kekalahan pertamanya pada musim ini.

Juventus melakoni laga kontra Lazio dalam ajang Serie A hari Minggu (8/12/2019) di Stadio Olimpico Roma. Laga itu berakhir dengan kedudukan 3-1 untuk keunggulan Lazio selaku tuan rumah.

Padahal, Juventus sempat unggul lebih dulu setelah sang bintang, Cristiano Ronaldo, berhasil menjebol gawang Lazio di menit ke-25. Setelah tuan rumah menyamakan skor, situasi praktis berbalik.

Semuanya diawali dengan dikartumerahnya Juan Cuadrado pada menit ke-69. Lazio mencetak gol keduanya di menit ke-74. Lalu, sebagai penutup, Felipe Caicedo menambah gol Lazio menjelang pertandingan berakhir.

Ini adalah kali pertama Juventus merasakan kekalahan di semua ajang. Sebenarnya, tanda-tanda kekalahan sudah terlihat sejak laga kontra Sassuolo akhir pekan kemarin, di mana Juventus sempat tertinggal.

Meski belum siginifikan, tapi cukup terlihat bahwa sang juara bertahan Serie A itu mengalami penurunan. Kendati begitu, Maurizio Sarri selaku pelatih tidak khawatir soal itu.

Menurutnya, pertandingan berubah karena kartu merah yang didapatkan Juan Cuadrado. “Di babak kedua, saat permainan sedang seimbang, kartu merah mengubah segalanya,” ujarnya kepada DAZN.

“Kami kalah pada pertandingan kali ini, tapi sejujurnya, saya melihat adanya perkembangan dari tim saya,” lanjut mantan pelatih Chelsea tersebut.

Mengenai kartu merah, Sarri mengaku tidak sepenuhnya sependapat dengan wasit. Menurutnya Juan Cuadrado lebih pantas diganjar kartu kuning.

“Saya tidak sepenuhnya sepakat kalau itu adalah peluang mencetak gol yang jelas, karena bola sedang melebar. Saya pikir kartu kuning adalah keputusan yang tepat, karena kartu merah sedikit keras,” tambahnya.

“Namun faktanya masih ada, bahwa kami berada di luar kendali dan membuat kesalahan yang menciptakan situasi itu sejak awal,” tutupnya.