Kekalahan Argentina Menciptakan Deretan Hasil Buruk

7upcashArgentina terancam tersingkir lebih awal sesudah dipermalukan Kroasia 0-3. Hasil
mengecewakan itu membuat deretan statistik buruk untuk Albiceleste. Kekalahan Argentina Menciptakan Deretan Hasil Buruk

Kekalahan Argentina Menciptakan Deretan Hasil Buruk

Memerankan lanjutan penyisihan Group D di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6/2018)
dinihari WIB, Argentina serta Kroasia sama kuat dengan bermain tanpa ada gol di selama
paruh pertama. Kebuntuan lalu terpecah dimuka babak kedua, dimana Kroasia mengoptimalkan
blunder tim lawan.

Kekeliruan Willy Caballero sukses digunakan Kroasia untuk membuat gol pembuka dari kaki
Ante Rebic. Luka Argentina jadi tambah sesudah Luka Modric jadi besar kelebihan Kroasia
melalui gol indah dari luar kotak penalti, yang disudahi dengan tendangan Ivan Rakitic di
saat injury time.

Kekalahan itu bikin Argentina di ujung tanduk lantaran baru menghimpun satu poin dari dua
kompetisi pertama. Lionel Messi cs punya potensi mengulang perolehan jelek yang paling
akhir kali di terima 16 tahun yang lalu.

Kemenangan atas Argentina meyakinkan Kroasia maju ke babak 16 besar. Kroasia menyusul tuan
tempat tinggal Rusia, Uruguay, serta Prancis yang lebih dahulu lolos.

Tersebut statistik kompetisi Argentina vs Kroasia yang dirangkum dari Opta :

– Itu yaitu kekalahan paling besar Argentina di fase group Piala Dunia mulai sejak kalah 1
-6 di tangan Cekoslowakia pada 1958.

– Argentina kebobolan di dua kompetisi pertama Piala Dunia untuk yang pertama kalinya mulai
sejak 1986 (menang 3-1 atas Korea Selatan serta seri 1-1 melawan Italia).

– Argentina sudah melalui empat kompetisi tanpa ada kemenangan di Piala Dunia untuk pertama
kalinya dalam histori.

– Ini yaitu kekalahan pertama Argentina di fase group Piala Dunia dalam 12 kompetisi mulai
sejak kalah 0-1 dari Inggris di 2002.

– Saat sebelum hari itu, kekalahan paling akhir Argentina di Piala Dunia terkecuali dari
Jerman yaitu kekalahan dari Inggris pada 2002.

– Itu akan jadi yang pertama mulai sejak 2002 untuk Argentina tak dapat memenangkan
groupnya.

– Argentina mungkin tersingkir di fase group – dalam 3x Argentina tersingkir di fase group,
Brasil memenangkan Piala Dunia (1958, 1962, serta 2002).

– Ante Rebic cetak gol keduanya untuk Kroasia di tampilan ke-18.

– Ini yaitu gol pertama Rebic mulai sejak melakukan kiprah melawan Liechtenstein pada
Agustus 2013.

– Luka Modric sudah cetak gol di kompetisi internasional beruntun untuk pertama kalinya.

– Gol ini yaitu gol internasional pertama Modric dari open play di kian lebih dua tahun
situsya.

– Ini juga gol ke-50 yang terlahir di Piala Dunia 2018

– Kroasia sudah memenangkan dua kompetisi pertama Piala Dunia untuk yang kedua kali (menang
3-1 atas Jamaika serta 1-0 atas Jepang di 1998).