Kiper Real Madrid Thibaut Courtois mengaku lega keputusan timnya memainkan taktik yang beresiko melawan Barcelona menuai hasil positif.

Duel El Clasico yang dihelat di Santiago Bernabeu, Senin (02/03/2020) dini hari berlangsung dengan alot di babak pertama. Barcelona sempat mendapatkan dua peluang di babak ini.

Keduanya didapat melalui Arthur dan Lionel Messi. Akan tetapi Courtois mampu mementahkan kedua peluang tersebut.

Babak pertama pun berakhir tanpa gol. Hal ini membantu Madrid bisa mencetak dua gol di babak kedua.

Yang pertama via Vicinius Junior pada menit ke-71. Sedangkan yang kedua melalui Mariano Diaz pada menit 90+2.

Usai pertandingan, Thibaut Courtois sempat berbicara soal opsi taktik yang dimiliki oleh Real Madrid untuk menghadapi Barcelona. Ia mengatakan ada setidaknya dua pilihan taktik yang bisa dimainkan tim asuhan Zinedine Zidane itu.

Yang pertama adalah bertahan saja. Yang kedua adalah melakukan pressing hingga jauh ke depan karena Barca adalah tipe tim yang suka memainkan bola mulai dari lini belakang.

Menurut Courtois, taktik yang kedua ini sangat beresiko karena akan mengekspos banyak area di belakang. Namun untungnya taktik itu berhasil dan ia pun sangat lega karenanya.

“Melawan Barcelona, Anda bisa bermain dalam dua cara: masuk ke area dan bertahan atau menekan dan mengambil risiko saat mereka bermain,” katanya pada situs resmi Real Madrid.

“Kami melakukan yang terakhir dengan sangat bagus dan memenangkan Clasico selalu bagus,” seru Courtois.

Thibaut Courtois juga mengaku sangat bangga atas aksi penyelamatan yang ia lakukan pada babak pertama. Sebab hal itu memberikan pijakan bagi timnya untuk bisa meraih kemenangan tersebut.

“Pada 0-0 di babak pertama, penting untuk tidak kebobolan gol. Ketika giliran saya tiba, saya melakukan penyelamatan yang bagus, seperti melawan Arthur dan Messi,” ujarnya.

“Kemudian di babak kedua kami tampil lebih baik dan membuat perbedaan,” sambung Courtois.

Real Madrid sekarang berada di peringkat pertama klasemen sementara La Liga dengan raihan 56 poin dari 26 laga. Sementara itu Barcelona turun ke peringkat kedua, tertinggal satu angka dari Thibaut Courtois dkk.