oleh

Manchester United Lambaikan Bendera Putih ke Antonio Conte

Mantan manajer Chelsea dan Inter Milan, Antonio Conte, menjadi salah satu manajer yang dikaitkan dengan kepindahannya ke Manchester United di tengah tekanan kepada Ole Gunnar Solskjaer yang makin meningkat.

Conte, 52 tahun, saat ini tidak sedang menangani klub mana pun setelah meninggalkan Inter pada akhir musim lalu setelah menyabet Scudeto bagi Nerazzurri. Dia disebut sebagai kandidat terdepan sebagai pengganti Solskjaer jika pelatih Norwegia itu akhirnya berpisah dari Setan Merah.

Namun, Manchester United enggan buru-buru mengambil keputusan untuk memecat Solskjaer meski ada desakan dari dalam dan luar klub setelah empat laga terakhir Liga Inggris hanya meraih satu poin. Terbaru, mereka menderita kekalahan memalukan 0-5 dari Liverpool di Old Trafford pada hari Minggu lalu.

Klub memutuskan tetap mempertahankan Solskjaer setidaknya sampai jeda internasional bulan depan. Mereka memberi kesempatan kepadanya untuk meningkatkan timnya dalam tiga laga ke depan.

Langkah Setan Merah mendinginkan situasi diambil di tengah kekhawatiran tentang jumlah uang besar yang harus dikeluarkan klub jika ingin membawa Antonio Conte ke Old Trafford. Belum lagi, klub harus memberikan pesangon yang tidak sedikit jika memecat Solskjaer sekarang.

Seperti pertama kali dilaporkan Daily Star, sang manajer menginginkan kesepakatan senilai 18 juta pound streling per tahun hingga 2025, dengan lebih banyak uang yang harus disisihkan untuk memungkinkan dia membawa staf ruang belakangnya sendiri.

Selain itu, jika Manchester United memberhentikan Solskjaer dan timnya, mereka akan mendapatkan kompensasi yang tidak sedikit.

SunSport menyebut bahwa klub harus membayar gaji setahun penuh sebagai paket pesangon kepada Solskjaer jika mereka mengakhiri masa kepelatihannya sekarang, yaitu sebesar 7,5 juta pound sterling atau sekitar Rp 146,4 miliar.

Sejumlah uang besar diperlukan jika membawa Conte ke Old Trafford, karena sang pelatih akan belanja pemain dengan anggaran transfer untuk Januari dan seterusnya.

Pelatih Italia itu sangat menyukai formasi 3-5-2. Skuad Setan Merah saat ini tidak sepenuhnya cocok untuk skema seperti itu.

Berkaca pada keberhasilan Conte ketika membawa Chelsea meraih gelar juara pada 2016-2017, bisa menjadi gambaran kemungkinan dana yang dibutuhkan. Saat itu, dia belanja pemain lebih dari 100 juta menjelang musim pertamanya di Stamford Bridge dan memecahkan rekor transfer untuk menggontrak Romelu Lukaku pada 2019.

Nasib Solskjaer di Old Trafford saat ini tidaklah aman. Namun, Manchester United dilaporkan tengah mempertimbangkan kandidat lain jika memang mereka harus berpisah dari mantan bos Cardiff City dan Molde itu.

Skuad asuhan Solskjaer hanya bisa meraih satu poin dari empat pertandingan di Liga Inggris terakhir mereka. Mereka berisiko menjalani lima laga tanpa kemenangan jika tidak bisa mengalahkan Tottenham Hotspur pada Sabtu nanti.

Ole Gunnar Solskjaer akan menghadapi dua pertandingan sulit lagi untuk Manchester United sebelum jeda internasional November, yaitu laga tandang melawan Atalanta di Liga Champions diikuti derby Manchester di Liga Inggris, di Old Trafford.