Antoine Griezmann boleh jadi baru saja menjalani musim terburuknya di level klub bersama Barcelona. Meski begitu, penyerang Prancis ini ternyata masih laris diminati sejumlah klub besar, khususnya klub-klub Premier League.

Musim 2019/20 lalu adalah musim debut Griezmann di Barca, yang jelas tidak sesuai harapan. Dia masih kesulitan menyesuaikan diri, bahkan tidak mendapatkan tempat di tim inti.

Griezmann mulai jarang bermain beberapa bulan terakhir, ritmenya rusak dan terbawa sampai ke Timnas Prancis sekarang. Ada beberapa faktor penyebab kesulitan Griezmann, salah satunya karena posisi favoritnya dikuasai oleh Leo Messi.

Alhasil, kesulitan ini diyakini akan menuntun Griezmann meninggalkan klub, dan kabarnya ada beberapa klub Premier League yang berminat.

Kedatangan Ronald Koeman sebagai pelatih baru seharusnya memberi kesempatan baru untuk Griezmann. Bahkan di sesi konferensi pers perdananya Koeman menyinggung kesalahan posisi Griezmann di lapangan.

Meski begitu, setelah Lionel Messi memutuskan bertahan di Camp Nou, Griezmann diyakini akan mengalami hal serupa seperti musim lalu. Dia tidak akan banyak bermain selama Messi masih mengisi posisi favoritnya.

Sport mengklaim bahwa baik Barca dan Griezmann sama-sama memahami situasi ini, dan keduanya pun menginginkan yang terbaik. Barca tak keberatan melepas Griezmann, asalkan sang pemain sendiri setuju.

Situasi sulit Griezmann ini pun sampai di telinga klub-klub Premier League, yang sebenarnya sudah pernah tergoda mendatangkan sang pemain.

Menurut Daily Mail, masih ada sejumlah klub yang tertarik merekrut Griezmann, terlebih karena ada kemungkinan potongan harga karena pandemi virus corona. Paling tidak ada tiga klub besar yang siap bersaing: Manchester United, Liverpool, dan Arsenal.

Tiga klub ini siap merekrutnya, keputusan ada di tangan Griezmann. Dia bisa saja memilih bertahan untuk bersaing, tapi jelas tidak akan mudah. Saat ini ada banyak penyerang dalam tim Barca mulai dari Messi, Luis Suarez, Trincao, Pedri, Ansu Fati, dan Braithwaite.

Semuanya akan ditentukan pada sesi pramusim singkat beberapa pekan ke depan. Jika perkembangan situasi semakin buruk, Griezmann mungkin harus pergi.