Mantan bek Arsenal Nigel Winterburn mengatakan ia melihat The Gunners sudah menunjukkan gejala akan terdegradasi, sama seperti mantan timnya dulu, West Ham.

Arsenal musim ini mengalami penurunan performa. Pierre-Emerick Aubameyang dkk awalnya cuma tak bisa tampil konsisten saja.

Setelah itu mereka malah makin anjlok. Mereka memang konsisten, tapi dalam hal meraih hasil-hasil negatif.

The Gunners pun mencatatkan start terburuk di liga sejak musim 1974-75 silam. Pasukan asuhan Mikel Arteta itu kini terpuruk di posisi 15 klasemen sementara EPL dengan raihan 14 poin saja dari 14 pertandingan.

Performa Arsenal belakangan ini menimbulkan memori kurang sedap bagi Nigel Winterburn. Tepatnya saat ia membela West Ham, pasca pindah dari The Gunners.

Ia mengatakan saat itu West Ham tampil ambyar dan tak pernah meraih kemenangan. Pada akhirnya The Hammers terpaksa turun kasta ke divisi Championship.

“Ketika saya meninggalkan Arsenal dan pergi ke West Ham di musim terakhir saya, kami memiliki tim yang fantastis. Akan tetapi kami terdegradasi,” kenangnya pada The Sun.

“Kami tidak bisa memenangkan pertandingan sepak bola. Anda keluar dengan semua niat baik, Anda mungkin bermain baik untuk memulai, dan Anda tidak bisa mencetak gol dan meningkatkan kepercayaan diri itu.

“Tiba-tiba Anda mendapatkan kesalahan individu atau Anda mendapatkan pemain dikeluarkan dari lapangan dan punggung Anda bersandar ke dinding, dan Anda tidak memenangkan permainan. Persis seperti itulah yang terjadi di West Ham untuk jangka waktu yang lama. Saya melihat hal serupa terjadi di Arsenal.

Nigel Winterburn kemudian mengatakan Arsenal sudah sepatutnya bangkit dan tak boleh berleha-leha. Mereka harus segera bekerja keras demi meraih kemenangan. Sebab jika tidak, mereka akan menyesal di akhir musim.

“Mereka harus mendapatkan dua kemenangan beruntun, dengan sangat, sangat cepat. Tidak ada gunanya mengatakan ‘Kita baru masuk 14 pertandingan, masih ada waktu’. Anda bisa melihat kepercayaan diri meredup dari tim ini,” serunya.

“Mereka tentatif, seolah-olah mereka menunggu sesuatu terjadi untuk bereaksi, sesuatu yang melawan mereka daripada mendikte permainan,” nilainya.

Winterburn juga mengatakan saat ini kondisi Arsenal makin mengkhawatirkan karena lini depan mereka tumpul. Khususnya sang kapten sekaligus mesin gol mereka, Pierre-Emerick Aubameyang.

“Ini sangat, sangat mengkhawatirkan karena mereka tidak mencetak banyak gol. Jika [Pierre-Emerick] Aubameyang tidak mencetak gol, saya tidak tahu siapa yang akan melakukannya,” tandas Winterburn.

Arsenal sendiri kabarnya sudah memiliki rencana jika mereka memang benar-benar terdegradasi. Manajemen The Gunners disebut bakal melakukan pemotongan gaji sekitar 25 persen pada para penggawa tim.