Sempat menurun dan kini bangkit lagi, Paulo Dybala kini jadi pemain penting bagi Juventus. Bahkan Bianconeri ingin membuat pemain asal Argentina itu bertahan hingga usia memisahkan.

Menilik kembali ke belakang, Dybala direkrut dari Palermo pada tahun 2015. Juventus cukup berani untuk menggelontorkan uang sejumlah 40 juta euro agar Dybala bisa mendarat di Turin pada saat itu.

Namun keputusan mereka tepat. Dybala menjadi permata bagi Juventus. Selama tiga musim, pemain berusia 26 tahun tersebut bermain dengan sangat gemilang di lini depan Bianconeri.

Sayang performanya menurun drastis di musim 2018/19 kemarin. Ia gagal memberikan kontribusi terbaiknya, seringkali dicadangkan oleh Massimiliano Allegri, sampai dirinya nyaris dijual pada musim panas lalu.

Dari kabar yang beredar, Dybala sebenarnya sudah mendapatkan tawaran dari berbagai klub besar. Tottenham dan Manchester United adalah dua tim yang meminati dirinya pada waktu itu.

Untungnya, Dybala menolak semua tawaran yang ada di hadapannya. Ia pun bertahan di Juventus dan kini jadi salah satu pemain yang sulit buat digantikan setelah Cristiano Ronaldo.

Belakangan beredar kabar bahwa Juventus ingin menambah masa abdi Dybala. Sebagai informasi, kontraknya bakalan berakhir pada tahun 2022 dan Juventus ingin mengikat Dybala lebih lama dari yang sekarang.

Tuttosport melaporkan bahwa Juventus sedang melakukan perbincangan dengan Dybala guna mewujudkan perpanjangan kontrak itu. Juventus juga siap membayarnya dengan gaji sebesar tujuh juta euro per tahun.

Laporan tersebut tidak menyediakan informasi seputar durasi kontrak anyar yang ditawarkan Juventus. Namun lebih jauh, pihak klub disebut ingin mengikat Dybala seumur hidup.

Rencananya cukup sederhana. Juventus bakalan menaikkan gaji Dybala setiap musim yang akan datang. Kemudian ada juga bonus-bonus tertentu bagi sang pemain yang bisa didapatkan di masa depan.