SAO PAULO – Liverpool tampaknya harus bersiap mencari pengganti Alisson Becker. Pasalnya, kiper berkebangsaan Brasil itu berhasrat untuk kembali merumput di tanah kelahirannya. Soal kapan akan keluar, ia mengaku belum tahu.

Seperti diketahui, Alisson Becker direkrut Liverpool dari AS Roma pada musim panas 2018. Ia diboyong dengan mahar sebesar 62,5 juta Euro (setara Rp1,04 triliun). Nominal tersebut sempat menjadikannya kiper termahal di dunia sebelum beberapa waktu kemudian dipecahkan Kepa Arrizabalaga.

Semenjak datang pada musim panas 2018, Alisson seakan menjadi kepingan terakhir yang dibutuhkan di lini pertahanan Liverpool. Penjaga gawang berusia 28 tahun itu langsung menggeser dua pendahulunya, Loris Karius dan Simon Mignolet, hingga rela hengkang ke klub lain.

Pihak klub sebetulnya sudah mengikat Alisson dengan kontrak hingga Juni 2024. Masih ada empat tahun lagi hingga kontraknya berakhir, tetapi penjaga gawang kelahiran Novo Hamburgo itu sudah mengungkapkan hasrat untuk meninggalkan Liverpool.

“Saya memendam hasrat untuk kembali ke Brasil. Kapan itu terjadi, hanya Tuhan yang tahu. Saya tahu Tuhan punya rencana. Saya ingin mengikuti rencana Tuhan saja,” ujar Alisson Becker, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (12/11/2020).

“Akan tetapi, keinginan hati saya adalah ketika kembali ke Brasil, jika Tuhan menjawabnya, adalah pulang ke Internacional, rumah, sekaligus klub yang saya cintai,” tukas penjaga gawang bertinggi badan 191 sentimeter (cm) itu.

Ya, Alisson memang memiliki kecintaan besar terhadap Internacional. Klub yang bermarkas di Kota Porto Alegre itu adalah tempatnya meniti karier sebagai pesepakbola profesional. Ia membela klub tempat kelahirannya hingga Juli 2016 ketika diboyong AS Roma ke Eropa.

Selain Internacional, Alisson Becker juga membuka pintu untuk klub profesional Brasil lainnya. Walau demikian, ia bisa saja setengah hati membela klub-klub tersebut. Sebab, sekali lagi, Internacional adalah cinta pertamanya.

“Saya menghormati semua klub di Brasil. Saya mungkin bisa saja bermain untuk klub lain, tetapi tidak tahu apakah saya bisa kembali ke Brasil dan tidak bermain untuk Inter,” papar Alisson Becker.

“Saya sendiri tidak pernah membuat rencana jangka panjang. Secara logis, saya punya mimpi, tetapi kaki saya selalu memijak tanah dan fokus pada apa yang ada di depan mata,” tutupnya.