Istri Alfath Fathier, Ratu Rizky Nabila, mengungkapkan dosa besar pemain Persija Jakarta tersebut mulai dari selingkuh hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Hubungan pernikahan bek sayap kiri Persija Jakarta, Alfath Fathier, kini dengan Ratu Rizky Nabila tengah menjadi sorotan publik.

Saat ini jalinan kasih pemain yang baru didatangkan Persija Jakarta pada musim 2020 bersama Ratu Rizky Nabila sedang di ujung tanduk.

Tentunya kabar kurang baik yang menimpa Alfath Fathier ini juga mengejutkan bagi pencinta sepak bola Tanah Air, khususnya para pendukung Persija Jakarta.

Pasalnya, Alfath dan Ratu memiliki usia pernikahan yang masih terbilang seumur jagung.

Bahkan, usia pernikahan mereka berdua pun belum terhitung setahun.

Alfath Fathier resmi meminang Ratu Rizky Nabila sebagai istrinya pada 29 Maret 2020.

Saat itu, Alfath dikabarkan baru mengenal Ratu selama tiga hari, tetapi sudah yakin untuk melangsungkan pernikahan siri.

Setelah sempat nikah siri, Alfath Fathier juga langsung mempersunting Ratu Rizky Nabila secara sah.

Tidak butuh waktu lama, mereka berdua pun akan dikaruniai seorang anak seusai Ratu dinyatakan hamil.

Saat ini, pelantun lagu berjudul Lekas Pergi tersebut tengah mengandung calon buah hati Alfath dengan usia kandungan sudah mencapai empat bulan.

Namun, hubungan pernikahan Ratu Rizky Nabila dengan Alfath Fathier tengah dirundung masalah besar.

Tak tanggung-tanggung, permasalahan ini sampai membuat Ratu ingin menggugat cerai Alfath dalam waktu dekat.

Hal ini terlontar oleh artis sekaligus model terkenal Tanah Air tersebut melalui sosial media Instagram-nya, 7 Februari 2021.

“Perceraian bisa menjadi pilihan terbaik, diam saya ada alasannya,” tulis Ratu Rizky Nabila seperti dilansir oleh BolaSport.com dari unggahan Instagram Stories-nya.

“Pintu maaf saya tutup rapat-rapat. Kebenaran akan saya ungkap cepat-cepat. Pada waktunya! pada tempatnya di meja hijau (pengadilan)!”.

“Alfath Fathier, tolong kerja samanya. Saya mau cerai. Kamu yang nantangin di voice note kan? Ayo dong”.

“Tadinya aib keluarga kami mau saya tutup rapat dari media dan khalayak. Tapi, dengan seizin beliau (Alfath). Di voice note terakhir kami. Dia mengiyakan ini menjadi konsumsi publik. Jadi, ya sudah saya iyakan”.

Ratu Rizky Nabila pun ternyata memiliki alasan-alasan kuat kenapa dirinya berani memilih untuk ingin segera mengakhiri pernikahannya dengan Alfath Fathier.

Dalam unggahan Instagram stories-nya, Ratu pun membongkar dosa-dosa Alfath.

“Saya berbohong pada saat saya bilang kami pisah karena hormon bayi. Bukan sama sekali!,” tulis public figure berusia 25 tahun tersebut.

“Saya ditinggal ke salah satu daerah dan dia (Alfath) bersenang-senang. Sampai sekarang, kami pisah ranjang”.

“Tak ada sepeser pun uang (Alfath) untuk anak kami. Saya dibantu teman-teman dan keluarga. Di saat dia (Alfath) menghamburkan uangnya. Saya rasa kalian liat kan?”

“Untuk beli botolan (harga) 5,5 (juta) di club Bandung bisa. Ada teman saya juga kok saksinya. Padahal saya sedang hamil tiga minggu. Dipaksa menemani di club itu sampai jam 4.35 (pagi)”.

“Belum lagi kejadian-kejadian saya dipukuli dan diselingkuhi”.

“Saya sedang hamil anakmu Alfath”.

Ratu Rizky Nabila pun juga membagikan screenshot yang menampilkan chat-nya dengan Alfah Fathier.

Secara mengejutkan dalam tampilan tersebut, Alfath meminta anak yang dikandung Ratu untuk digugurkan.

“Anak gugurin. Itu aja udah selesai. Karena saya tidak mau punya anak dari kamu. Mudah-mudahan anaknya tidak jadi” tulis Alfath Fathier dalam potongan chat yang diunggah oleh Ratu Rizky Nabila.

“Sama Nabs (Ratu Rizky Nabila), saya juga pengen bahagia. Saya sendiri juga tidak terurus semenjak nikah. Mau apa-apa susah. Mau beli ini itu susah. Maaf ini curhatan hati Alfath”.

Lebih lanjut, Ratu Rizky Nabila pun tidak banyak berharap terhadap materi yang diberikan oleh Alfath.

Ratu hanya meminta Alfath untuk menceraikannya agar bisa hidup tenang.

“Dia (Alfath) tidak ada itikad baik untuk memulangkan saya ke rumah keluarga saya,” tulis Ratu Rizky Nabila.

“Saya tidak berharap materi, toh selama menikah saya kadang dinafkahi dan kadang tidak”.

“Saya tidak butuh uang mu (Alfath)! Ceraikan saya!. Kamu gugat atau saya gugat, bebas. Yang penting selesai”.

“Saya sudah bulat dan tidak mau rujuk. Tolong ambil sikap tegas untuk mempercepat perpisahan”.