Penjaga gawang asal Belgia, Simon Mignolet mengaku tetap tak menyesal telah meninggalkan Liverpool menuju Club Brugge pada musim panas tahun lalu.

Mignolet bergabung dengan Liverpool sejak 2013 silam ketika digaet dari Sunderland. Sejak saat itu ia pun menjadi kiper utama skuad The Reds, dengan total penampilan sebanyak 204 kali.

Setelah sempat bersaing ketat dengan Loris Karius, posisi Mignolet akhirnya harus benar-benar tergusur semenjak kedatangan Alisson Becker pada musim panas 2018 lalu.

Mignolet sejatinya bisa mendapat kesempatan bermain cukup banyak andai ia memilih bertahan di Liverpool karena Alisson mengalami cedera di awal musim.

“Ketika saya pindah ke Belgia, beberapa pekan pertama, saya berada di hotel dan mengatur beberapa hal, mencoba pindah dan pertama kali ketika Alisson cedera, saya berada di kamar hotel, mengisi beberapa dokumen, ketika tiba-tiba saya menyadari bahwa saya mendapat 20 atau 30 pesan di telepon seluler saya,” ungkap Mignolet kepada Liverpool Echo.

“Saya tak tahu apa yang terjadi karena tak ada [stasiun televisi] Sky di kamar saya. Lalu saa menyaksikan Alisson mengalami cedera. Di saat yang sama, saya tahu itu bisa terjadi karena dia baru kembali dari Copa America dan tentu saja ada risiko,” tambahnya.

Terlepas dari kesempatan bermain cukup banyak di awal musim yang akhirnya menjadi milik Adrian, Mignolet tetap tak menyesal telah memilih pergi dari Anfield.

“Saya memilih pergi bukan untuk itu karena meski saya bermain 10 atau 15 laga, ketika Alisson kembali dia akan selalu kembali ke starting eleven,” tutur Mignolet.

“Bahkan jika Anda bermain 15 laga dan 15 kali tak kebobolan dengan cara yang luar biasa, Anda tetap akan kembali ke bangku cadangan dan itu bukanlah sesuatu yang ingin saya lakukan di usia 32 tahun,” imbuhnya.

“Saya tahu itulah skenario yang bisa terjadi, tapi saya masih harus mengambil keputusan yang sama dengan saya ambil hari ini,” tukasnya.