Sebagai salah satu partner yang sering bermain bersama di lapangan, Tammy Abraham tahu betul bahwa Timo Werner dan Kai Havertz punya potensi luar biasa. Hanya fans Chelsea perlu sedikit lebih sabar menunggu.

Ya, Werner dan Havertz merupakan bagian dari pembelian besar Chelsea musim panas lalu. Mereka diharapkan bisa jadi bintang baru pasukan Frank Lampard, riwayat di klub sebelumnya mendukung itu.

Sayangnya, sejauh ini kedua pemain itu masih kesulitan, khususnya Havertz. Memang ada alasan adaptasi, mereka datang dari Bundesliga dan masih perlu mengenal Premier League.

Namun, Chelsea saat ini tidak bisa menunggu adaptasi pemain terlalu lama. Mereka harus segera mencapai level top untuk bersaing di papan atas.

Werner masih sedikit lebih baik dari Havertz, tapi tetap keduanya belum memenuhi ekspektasi. Abraham pun memahami kondisi ini, bahwa fans Chelsea masih belum puas.

Biar begitu, dia menjelaskan bahwa kedua pemain masih belajar mengenal tim, dan tim pun masih berusaha menyesuaikan diri.

“Kami tidak punya banyak waktu untuk berlatih bersama dan untuk mempelajari bagaimana permainan satu sama lain, jadi saat ini kami hanya menghadapinya hari demi hari,” kata Abraham di Chelseafc.com.

“Di setiap pertandingan, kami mempelajari hal baru soal satu sama lain. Saya mulai lebih memahami mereka dan mereka mulai lebih memahami saya.”

Kontras dengan kesulitan Werner-Havertz, musim ini berjalan cukup baik bagi Abraham. Dia sudah mencetak delapan gol di semua kompetisi, jadi top scorer sementara Chelsea di musim 2020/21 ini.

“Saya memimpikan ini saat masih kecil dan saya merasa masih seperti bermimpi sekarang,” lanjut Abraham.

“Saya telah membela klub ini sejak usia tujuh tahun jadi Anda bisa membayangkan betapa besar keinginan saya untuk mencapai level top.”

“Bahkan sekarang saya masih harus mencubit diri sendiri untuk menyadari posisi saya saat ini,” tandasnya.