Thibaut Courtois mulai menunjukkan kemampuan terbaiknya sebagai kiper nomor satu Real Madrid dalam setahun terakhir. Dia membungkam kritik dengan performa apik di lapangan.

Ya, musim pertama Courtois di Madrid tidak berjalan baik, dia datang pada masa transisi kepelatihan yang berdampak buruk pada tim. Kritik pun terus menyerang eks kiper Chelsea ini.

Biar begitu, Courtois mulai mencapai level top musim lalu dan membantu El Real menjuarai La Liga. Musim ini pun dia masih menunjukkan performa yang sama apiknya.

Courtois tahu penyelamatannya mulai disorot, tapi dia sendiri lebih senang jika tidak harus membuat banyak penyelamatan, yang mengindikasikan buruknya pertahanan. Dia pun hanya memikirkan kepentingan tim.

“Beberapa penyelamatan yang saya buat baru-baru ini mencuri lebih banyak perhatian karena terjadi pada momen penting,” buka Courtois kepada Marca.

“Kami bisa saja unggul lebih banyak gol dan penyelamatan itu tidak akan terlalu diperhatikan. Saya hanya mencoba mengerjakan tugas saya untuk membantu kami meraih tiga poin.”

“Dan saya lebih senang hanya beberapa kali membuat penyelamatan, bukan sampai enam atau tujuh penyelamatan,” imbuhnya.

Saat ini Courtois sah menyandang status kiper nomor satu Madrid. Dia masih 28 tahun, karier masih panjang. Sebab itu, dia mengaku ingin terus membela Madrid sampai bertahun-tahun ke depan.

“Saya ingin bertahan bertahun-tahun di sini. Bakal luar biasa jika bisa menghabiskan sisa karier saya di sini,” sambung Courtois.

“Menjadi kiper Real Madrid adalah tanggung jawab besar, lihat saja tekanan di sini dan permainan kami yang ofensif.”

“Zidane memberikan banyak rasa percaya diri pada saya saat ini,” tandasnya.