Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, galau melihat banyaknya sorotan dan pujian untuk Edouard Mendy. Sebab, jika itu terjadi, maka ada yang tidak beres dengan cara kerja pemain bertahan The Blues.

Mendy sejatinya sudah mendapat banyak pujian sejak bermain bersama Chelsea awal musim 2020/2021. Mendy menjelma sebagai pemain yang penting dan sukses menggusur Kepa ke bangku cadangan.

Musim 2021/2022 juga masih sama, Mendy terus mendapat banyak pujian. Namun, belakangan Tuchel mengaku mulai resah dengan pujian itu. Tuchel senang untuk performa bagus Mendy, tapi ada faktor lain yang membuatnya galau.

Pada dua pertandingan terakhir Chelsea, Mendy mendapat pujian karena aksinya yang impresif. Mendy membuat enam penyelamatan saat Chelsea bermain imbang lawan Chelsea. Jumlah yang sama dilakukan saat berjumpa Aston Villa.

“Saya tidak terlalu suka ketika Mendy menjadi sorotan,” kata Tuchel di situs resmi klub.

Mendy mendapat sorotan karena banyak melakukan penyelamatan. Hal itu, menurut Tuchel, justru menunjukkan bahwa ada yang tidak beres dengan pertahanan The Blues. Chelsea tidak mampu melindungi Mendy dari ancaman pemain depan.

“Jika dia kurang lebih tidak terlihat oleh penonton di stadion maka saya sangat senang. Itu berarti kami tidak membiarkan banyak peluang pada lawan,” kata Mendy. Sementara itu, terkait banyaknya aksi penyelamatan yang dilakukan Mendy, Tuchel sebenarnya juga senang. Sebab, kiper asal Senegal itu terbukti bisa diandalkan Chelsea untuk menghalau setiap serangan.

“Jadi, di satu sisi itu bukan perasaan yang paling memuaskan bagi seorang pelatih. Di sisi lain, itu bagus karena kita bisa mengandalkannya. Kami harus menerima hal-hal yang tidak terlalu mudah saat ini.”

“Saya bahkan menyukai laga-laga sulit dan momen-momen sulit ini karena itu mempertajam mentalitas kami,” ujar manajer asal Jerman. Terlepas dari kinerja lini belakang, Tuchel sangat puas dengan performa Mendy sebagai individu. Selain itu, sebagai seorang pribadi, Tuchel juga merasa Mendy adalah sosok yang spesial. “Mendy yang luar biasa dengan kepribadian yang fantastis, sangat rendah hati, sangat tenang,” ucap Tuchel.

“Perkembangannya sejak hari pertama sangat luar biasa. Dia bermain dengan begitu percaya diri. Sangat sulit untuk mencetak gol melawannya dalam latihan. Pelatih penjaga gawang kami dan penjaga gawang kedua dan ketiga melakukan pekerjaan yang fantastis,” tutupnya.