oleh

Wonderkid Real Madrid Jadi Pemain Spanyol yang Bersinar di Liga Jerman

Wonderkid Real Madrid, Achraf Hakimi, yang tengah dipinjamkan ke Borussia Dortmund jadi salah satu pemain Spanyol yang bersinar di Bundesliga.

Liga Jerman saat ini sudah kembali ke jalurnya, dan semua mata langsung tertuju pada aksi Robert Lewandowski, Erling Haaland, Jadon Sancho, Timo Werner dan Alphonso Davies di atas lapangan. Tapi, tiga pemain asal Spanyol juga masuk dalam daftar pemain keren dan menonjol di Bundesliga, termasuk saat ajang tersebut dilanjutkan kembali saat ini.

Lembaga survey sepak bola (CIES) telah menerbitkan daftar pemain terbaik di musim 2019/2020, dan para pemain sepak bola asal Spanyol termasuk yang paling menonjol. Tentunya, tak muda untuk membuat daftar tersebut, karena banyaknya pemain berbakat di Jerman.

Berikut ini tiga nama pemain asal Spanyol yang bersinar di Liga Jerman, seperti dilansir AS:

Thiago Alcantara, gelandang Bayern Munchen
Thiago Alcántara jadi pemimpin di satu area dan melewatkan tempat pertama di area lainnya. Dia juga dribbler terbaik dalam kompetisi tier pertama di sepak bola Jerman tersebut.

Mantan jebolan akademi Barcelona itu kantongi persentase keberhasilan dribbling yang sangat tinggi, yakni mencapai 85,2 persen, jauh di atas pemain lainnya, meskipun ia bukan pemain yang paling banyak lakukan dribel, hanya 69 drible.

Namun, dia sangat dekat dengan koleksi drible yang penuh sensasional, yakni sebanyak 72 drible di Jerman tahun ini, yang dibukukan Alphonso Davies, dan juga pemain Eintracht Frankfurt, Filip Kostic, dengan 71 drible.

Namun, persentase dribbling yang bagus dari Thiago secara signifikan lebih tinggi daripada kedua pemain itu, bahkan gelandang lainnya. Pasalnya, jika Thiago bukukan hingga 85,2 persen keberhasilan dribbling-nya, Davies hanya bukukan 64,3 persen dan Kostic yang berasal dari Serbia berhasil kantongi 59,2 persen keberhasilan dribbling.

Peringkat keempat untuk kategori tersebut, tak lain adalah bek Borussia Dortmund yang juga wonderkid Real Madrid yang dipinjamkan ke klub asuhan Lucien Favre itu, Achraf Hakimi.

Thiago juga menonjol dalam spesialisasi lainnya, yakni sukses dalam sodorkan operan. Ia tercatat sudah menyelesaikan 1.610 operan bagus dalam 23 pertandingan yang dimainkannya musim ini, atau 90,7 persen dari total keberhasilan.

Walau daftar ini dipimpin pemain Bayer Leverkusen, Sven Bender, dengan 1.967 operan (90,9 persen), Achraf juga berada di posisi yang sangat bagus di bagian statistik ini. Bek asal Maroko ini telah lancarkan 1.453 umpan bagus, dengan tingkat keberhasilan 84,7 persen.

Omar Mascarell, pemimpin pemulihan
Mantan veteran El Real ini berhasil berkarir di Jerman. Setelah lewati jajaran Eintracht, ia menjadi pilar dasar bagi Schalke. Kapten tim tersebut menempati posisi pertama dalam hal pemulihan bola musim ini.

Gelandang asal Spanyol itu tampil matang di lapangan pada usia 27 tahun. Ia juga menjadi pemain dengan karakteristik yang sangat dihargai di Liga Jerman. Mascarrel telah mainkan 23 laga di musim ini, di mana ia sudah lakukan 62 pemulihan – jumlah sama yang juga dibukukan ‘saingannya’ dari Paderborn, Jamilu Collins.

Achraf Hakimi: asisten terbaik
Pemain RB Leipzig asal Prancis, Christopher Nkunku, menjadi pemain yang menciptakan bahaya paling besar bagi rekan-rekan satu timnya. Tujuhpuluh dua operannya berakhir dengan tembakan, namun hanya 18,1 persen saja dari operan itu yang berakhir dengan gol.

Namun wonderkid Real Madrid, Achraf Hakimi-lah yang memiliki efektivitas terbesar dalam assist gol. Pemain Borussia Dortmund itu hanya memiliki mengoper 32 umpan yang berakhir dengan tembakan ke gawang. Namun dari 32 operan itu, 31,3 persen berakhir dengan gol.

Catatan itu melebihi para pemain lain di seluruh Bundesliga. Hanya striker Prancis, Marcus Thuram, yang berhasil mendekati angka pemain sepakbola Real Madrid, dengan 29,6 persen operannya berakhir gol.

Area lapangan yang diamankan para ‘pemain asing’
Badan survey CIES juga tawarkan data dari statistik lainnya. Kiper Borussia Monchengladbach, Yann Sommer, menjadi penjaga gawang dengan intervensi paling sukses, yakni dengan catatan 105 clean sheet dan 76,1 persen.

Bek kanan FC Cologne, Kingsley Ehizibue, juga menjadi pemain dengan innings paling sukses (48). Mengenai tembakan yang ditembakkan, Lewandowski yang tercatat sebagai pencetak gol terbanyak di Bundesliga, dengan dominasi hingga 119 tembakan, diikuti Timo Werner dengan 105 tembakan, meskipun dengan persentase keberhasilannya lebih baik (51,4 persen) dibandingkan winger Bayern asal Polandia tersebut.