Real Madrid dikabarkan mantap untuk melepas gelandang, Isco, pada bursa transfer ke depan. Salah satu klub yang tertarik pada jasa pemain 28 tahun itu adalah Everton.

Isco kesulitan mendapat tempat di tim utama Real Madrid. Mantan pemain Malaga itu lebih sering duduk di bangku cadangan daripada bermain sejak menit awal.

Dari delapan laga yang dimainkan Real Madrid di La Liga, Isco memang telah terlibat dalam enam laga. Akan tetapi, Isco tak pernah sekalipun bermain selama 90 menit.

Isco tiga kali dimainkan sebagai pemain inti, akan tetapi selalu diganti pada babak kedua. Sedangkan, tiga laga lain dijalani Isco dengan status pemain pengganti.

SportsMole melaporkan jika Real Madrid mulai menimbang untuk melepas Isco. Sebab, performa sang pemain tidak juga membaik walau beberapa kali mendapatkan kesempatan bermain.

Namun, Real Madrid tidak akan begitu saja melepas Isco. Harus ada tawaran dengan nilai yang tepat. Los Blancos disebut hanya akan melepas Isco jika mendapatkan tawaran 18 juta pounds [sekitar Rp334 miliar].

Jika dibanding dengan harga belinya, maka nilai jual Isco menurun. Real Madrid membayar 28 juta pounds untuk membeli Isco pada 2013 lalu. Penurunan performa diyakini membuat harga Isco menurun.

Masih mengutip sumber yang sama, sejumlah klub tertarik pada jasa Isco. Juventus, Tottenham, hingga Manchester United disebut sempat tertarik pada jasa pemain yang lahir pada 21 April 1992 itu.

Namun, belakangan Everton lah yang disebut paling tertarik pada jasa Isco. Everton diyakini tidak akan keberatan untuk membayar 18 juta pounds untuk menebus Isco pada Januari 2021 mendatang.

Everton kini dilatih Carlo Ancelotti, yang pernah melatih Real Madrid. Awal musim ini, Don Carletto sukses mengembalikan performa terbaik James Rodriguez, yang dibeli dari Real Madrid. Isco diyakini bakal sukses layaknya James Rodriguez.