Beto Geram karena Digantikan Saat Melawan Persipura

7upcash – Asisten pelatih Sriwijaya FC Rasiman menyebutkan, kemarahan striker Alberto ” Beto ” Goncalves saat ditarik ke luar lapangan untuk digantikan Patrich Wanggai pada laga melawan Persipura dinilai bagus. Hal tersebut karna menunjukkan begitu inginnya Beto untuk selalu bermain.  Beto Geram karena Digantikan Saat Melawan Persipura

Beto Geram karena Digantikan Saat Melawan Persipura

” Malah ini bagus, berarti Beto benar-benar menginginkan bermain. Jadi pesepakbola memanglah mesti mempunyai mental seperti itu. Saya begitu mengerti hal semacam ini. Serta mental ini tidak cuma dipunyai Beto, tapi juga lima pemain cadangan yang geram karna tidak dimainkan, serta 15 pemain lainnya yang tidak masuk line-up, ” kata Rasiman di Palembang, Senin (16/4/2018).

Beto, pesepakbola naturalisasi asal Brasil tunjukkan ekspresi marah sesaat ditarik ke luar lapangan pada babak kedua oleh pelatih waktu skor tim 2-2. Beto menolak duduk di bench, tapi dirinya segera jalan cepat menuju lorong ke ruangan ganti.

Menurut Rasiman, ada banyak alasan dirinya menarik Beto saat itu. Ia lihat, tren permainan dari tiga striker yakni Alberto Goncalves, Manuchehr Jalilov, serta Esteban Vizcarra cenderung alami penurunan. Bahkan juga beberapa kali kesempatan terbuang sia-sia. Berbeda dengan babak pertama, yaitu Jalilov cetak gol, serta demikian halnya dengan Beto.

Rasiman yang pada laga itu menggantikan Rahmad Darmawan yang ikuti pelatihan pelatih AFC Pro, menyebutkan mesti memutuskan berani untuk merubah kedudukan mengingat pertandingan itu adalah pertandingan kandang SFC.

Pilihan lalu jatuh pada striker Patrich Wanggai untuk menggantikan Beto karna pemain ini adalah putra daerah Papua yang diharapkan mempunyai motivasi lebih dalam laga kandang itu.

Tetapi, keinginan juga tidak terwujud. Karena tidak kunjung merubah hasil, Rasiman pada akhirnya juga menarik Manuchehr Jalilov di pengujung babak kedua untuk memasukkan M Nur Iskandar.

” Beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Di babak kedua, permainan Persipura malah menanjak. Mereka dapat cetak dua gol balasan dalam tempo waktu lima menit dengan skema serangan balik. Jika lini pertahanan tidak di perhatikan mungkin saja bukan hasil imbang yang didapat di akhir laga tapi kekalahan di kandang, ” tutur Rasiman.

Berkaca dari kegagalan tim mencapai tiga poin di kandang sendiri, Rasiman menyebutkan ke depan tim akan lebih konsentrasi mempersiapkan tim dalam mengantisipasi serangan balik. Sriwijaya FC akan memerankan laga away melawan Persebaya di Surabaya pada 22 April 2018.