Bintang Marseille Tidak Sabar Hadapi Atletico di Final

7upcash – Dimitri Payet mengakui siap untuk melakoni pertandingan final Liga Europa walaupun masih tetap berjuang untuk pulih dari cedera. Bintang Marseille Tidak Sabar Hadapi Atletico di Final

Bintang Marseille Tidak Sabar Hadapi Atletico di Final

Olympique de Marseille akan memerankan pertandingan final Liga Europa di kandang lawan terbesarnya, Lyon, hadapi wakil Spanyol Atletico Madrid, Kamis (17/05) dini hari WIB besok.

Mendekati partai final itu, eks West Ham United Dimitri Payet sengaja tidak dimasukkan ke skuad pada laga Liga Perancis versus Guingamp yang selesai imbang 3-3, Sabtu (12/05) dini hari WIB minggu kemarin.

Saat ini pemain berpaspor Perancis ini mengakui siap di turunkan oleh Rudi Garcia walaupun tak ada kepastian akan pulih tepat pada waktunya kelak.

“Saya telah lebih baik lagi. Saya rasa saya akan bugar pada waktunya nanti, ” ucap Payet pada konferensi pers.

Hadapi Los Rojiblancos yang dapat masuk ke dua final Liga Champions dan memenangkan Liga Europa 2012, Dimitri Payet merasa Marseille tidaklah favorit, walaupun pertandingan dilangsungkan di Perancis serta Diego Simeone akan tidak ada di sisi lapangan.

“Mereka lebih memiliki pengalaman tapi kami telah mempelajari lawan dan kami akan tahu bagaimana hadapi Atletico, ” imbuhnya.

“Kami mungkin saja tidak akan dapat memerlihatkan permainan sepak bola indah tapi yang terutama yaitu dapat cetak satu gol lebih banyak di banding mereka. ”

“Marseille berhadapan melawan tim yang dalam beberapa musim terakhir dapat bersaing di Liga Champions. Sekarang ini mereka favorit di Liga Europa. Sedang status kami yaitu tidak diunggulkan, tapi kami akan memberi semuanya untuk mencetak kemenangan. ”

“Ini merupakan pertandingan besar. Ini bukanlah laga biasa. Ini merupakan final. Jadi Anda tidak dapat bermain seperti biasanya. Anda mesti bermain dengan memberi kekuatan lebih. ”

Dengan pertandingan dilangsungkan di Perancis, Payet pun mengharapkan orang-orang Perancis memberi support pada Marseille.

“Situasinya sama dengan Euro 2016 saat kami tim nasional Perancis bermain di kandang. Kami dapat rasakan semangat semua masyarakat Perancis. Saya fikir hal semacam ini akan begitu untungkan kami, ” katanya.