Penderitaan ganda dirasakan Arsenal saat ini. Setelah dikalahkan Manchester City, mereka pun harus kehilangan Gabriel Martinelli, yang mengalami cedera.

Arsenal menjamu Man City pada perempat final Carabao Cup, Rabu (23/12/2020) dini hari WIB. Bermain di Emirates Stadium, The Gunners justru takluk dengan skor 1-4.

Man City membuka pesta gol lewat Gabriel Jesus pada babak pertama. Arsenal sempat menyamakan kedudukan melalui Alexandre Lacazette.

Namun, tim tamu kemudian menambah tiga gol lagi di babak kedua. Mereka mencetak gol melalui Riyad Mahrez, Phil Foden, dan Aymeric Laporte.

Hasil ini memastikan langkah Man City ke babak semifinal Carabao Cup. Sementara Arsenal belum keluar dari periode negatif usai hasil-hasil buruk beberapa pekan terakhir.

Arsenal harus kehilangan Gabriel Martinelli pada awal babak kedua. Pemain 19 tahun itu mengalami cedera hingga tidak bisa melanjutkan laga.

Martinelii tumbang setelah bertabrakan dengan kiper Man City. Posisinya lalu digantikan Nicolas Pepe.

“Itu tendangan yang sangat buruk di tulang keringnya dan membengkak. Dia tidak bisa melanjutkan pertandingan,” kata Mikel Arteta di situs resmi klub.

“[Pada babak pertama] dia ngotot ingin bermain. Dia mengatakan baik-baik saja dan ingin melanjutkan pertandingan.

“Dia mendapat bekas luka yang tidak terbuka dan dia ingin mencoba, jadi kami memberinya kesempatan untuk mencoba. Ketika dia di lapangan dia merasa tidak nyaman jadi itu adalah keputusan yang mudah untuk menariknya.”

Cedera yang dialami Martinelli tentu saja amat disayangkan oleh Arteta. Pasalnya sang pemain baru saja comeback dari cedera panjang selama sembilan bulan.

“Dia memiliki energi yang unik dan cara untuk mengirimkan hasratnya pada pertandingan,” tambah Arteta.

“Dia memainkan pertandingan dengan cara yang berbeda dengan pemain lain. Sulit untuk membandingkannya, tapi yang harus saya katakan adalah saya senang dia kembali.

“Membawa pengalaman itu, pertarungan itu … bermain melawan lawan ini setelah waktu yang lama, seperti yang dia lakukan di babak pertama, itu adalah sesuatu yang sangat membanggakan dan membahagiakan.”