Inter Dianggap Kalah Kualitas Dari Napoli

7upcash – Allenatore Inter Milan Luciano Spalletti mengkritik timnya sendiri selesai berimbang lawan Napoli. Ia mengatakan Inter kalah kwalitas dari tim lawan. Inter Dianggap Kalah Kualitas Dari Napoli

Inter Dianggap Kalah Kualitas Dari Napoli

Dalam partai giornata ke-28 Serie A di Giuseppe Meazza, Senin (12/3/2018) awal hari WIB, Inter bukannya tidak miliki kesempatan. Salah satunya lewat tandukan Milan Skriniar yang hanya mengenai tiang.

Juga sekian, Spalletti menilai perbedaan kualitas pada Nerazzurri dengan Partenopei juga terlihat jelas. Dengan kondisi terbaru, dengan pemain-pemain yang ia punyai, Spalletti mengatakan Inter susah jadi tambah baik sekali lagi dengan kualitas.

” Saya bekerja dengan tim ini sehari-hari serta menurut saya praktis ada kekurangan kwalitas. Napoli miliki kwalitas, kami tidaklah terlalu, ” kata Spalletti seperti diambil Football Italia.

” Kami solid, dapat meredam lawan, serta sudah pasti senantiasa padu jadi tim. Tapi saat bicara kwalitas, ketidaksamaan kami dengan Napoli tampak terang. Saya ulangilah, saya fikir tidak dapat tingkatkan lagi perform tim lewat beberapa session di latihan, saya telah berupaya mengerjakannya selama musim. Kami belum juga sempat bermain dengan begitu bagus lewat operan bola cepat serta berkwalitas. Hari ini kami dapat lima-enam kali merebut kembali bolanya serta miliki kesempatan menghabisi lawan, tapi nyatanya tidak. ”

” Bila kami senang demikian saja dengan tampilan ini, itu bermakna kami telah lakukan semua yang dapat dikerjakan. Saya sendiri tidak senang karna kami sesungguhnya tampak lumayan baik, tapi saya lebih sukai bila kami menang, ” katanya.

Kritik Spalletti itu seperti jadi pesan spesial buat beberapa pejabat Inter, dengan spesial group Suning sebagai pemilik, berkaitan dengan pemain baru yang harusnya dapat digaet untuk menaikkan kwalitas tim. Itu tercermin juga dari komentarnya pada Rai.

” Borja Valero bagus dalam merebut kembali bola. Rafinha bermain bagus di tempatnya, tapi kami tidak bisa sangat membebaninya. Jangan lupa bulan Januari lantas ada selusin nama berseliweran serta pada akhirnya kami hanya dapat mendapatkan dirinya, ” ucap Spalletti.