Blunder yang dilakukan Pereira di babak perpanjangan waktu membuat Palmeiras memenangkan partai final untuk sekaligus mempertahankan gelarnya.

Gelandang Flamengo yang dipinjam dari Manchester United Andreas Pereira melakukan kesalahan fatal di final Copa Libertadores 2021, Minggu (28/11) pagi WIB tadi.

Di final yang digelar di Montevideo, Uruguay ini, Pereira layak disalahkan lantaran blunder yang ia lakukan memberi Palmeiras gol kemenangan di babak pertama tambahan waktu.

Sebelum itu Flamengo sukses menyamakan kedudukan berkat lesakan Gabriel Barbosa untuk menganulir gol pembuka Raphael Veiga di menit kelima, sebagaimana ia memecahkan rekor Copa dengan golnya yang ke-11 di kompetisi tahun ini.

Gabigol telah menjadi andalan Flamengo di lini depan selama gelaran final, namun raksasa asal Rio de Janeiro itu membutuhkan lebih dari satu jam permainan untuk mengejar ketertinggalan.

Gol penyama itu baru tiba di menit ke-72, setelah mantan pemain Inter Milan tersebut menaklukkan kiper Weverton.

Dengan 11 gol di kompetisi ini, dia menjadi pemain pertama yang mengukir lebih dari sepuluh gol di satu musim Copa Libertadores pada abad ke-21.

Dia kini juga sukses menjaringkan tiga gol di partai final, mengingat pada 2019 silam pernah mengemas brace kala mengalahkan River Plate lewat skor 2-1.

Meski begitu Palmeiras justru mampu mencuri kemenangan di awal babak pertama tambahan waktu, dengan ketidaksigapan Pereira dalam mengontrol bola memudahkan Deyverson mencetak gol.

Pereira entah bagaimana gagal mempertahankan penguasaan dan hanya bisa melihat Deyverson melesat ke gawang untuk memperdaya Diego Alves, sekaligus membuat Palmeiras mempertahankan gelarnya di ajang Copa.

Ketajaman Gabigol sejak pindah ke Flamengo secara pinjaman dari Inter pada 2019 – sebuah transfer yang kemudian dipermanenkan setahun berselang – patut diacungi jempol.

Selama tiga tahun sang penyerang berhasil mengemas 103 gol di level klub, melebihi catatan pemain depan lainnya.

Performa itu membuatnya kembali dilirik tim nasional Brasil, dan ia menjadi bagian penting dari tim arahan Tite.

Sementara itu, Pereira yang dipinjam dari United di sisa musim 2021/22 sejatinya bermain cukup apik selama memperkuat Flamengo, tapi kesalahannya di final tentu takkan dilupakan dalam waktu dekat.