Ralf Rangnick belum benar-benar resmi menjadi manajer interim Manchester United. Namun, pria berusia 63 tahun itu sudah menimbulkan ‘ombak-ombak’ kecil yang menimbulkan keresahan.

United mendekati beberapa pelatih top usai berpisah dengan Ole Gunnar Solskjaer. Sempat mendekati Rudi Garcia dan Ernesto Valverde, pilih akhirnya jatuh pada Ralf Rangnick.

Rangnick awalnya menolak tawaran United karena datang di tengah musim dan hanya jangka pendek. Tapi, Rangnick berubah pikiran setelah mendapatkan jabatan tambahan usai menuntaskan tugas sebagai manajer interim.

Spekulasi tentang kedatangan Rangnick beredar secara masif di media. Tapi, tak satu pun informasi resmi diterima para pemain United dari pihak klub. Baik lewat pertemuan atau grup WhatsApp.

Pemain United hanya menerima riuh kabar bakal datangnya Rangnick dari laporan media. Hal itu rupanya memicu respon negatif di kalangan pemain. Mereka kecewa dengan minimnya komunikasi dari pihak United.

Mereka merasa perlu mendapat informasi resmi dari manajemen United. Sebab, dalam waktu dekat, Rangnick akan mengambil alih latihan dan para pemain perlu bersiap dengan situasi baru yang mungkin terjadi.

Beban di puncak Ronaldo sangat berat pada pekan-pekan terakhir. Bukan hanya soal situasi sulit di klub, Ronaldo juga di hadapkan pada situasi pelik yang dialami Timnas Portugal.

Portugal gagal lolos ke Piala Dunia 2022 lewat jalur kualifikasi. Portugal harus berjuang lewat babak play-off. Mereka harus mengalahkan Turki, dan mungkin Italia, untuk bisa bermain di Qatar.

Sementara, masa depan Ronaldo di United diragukan menyusul kedatangan Rangnick. Ronaldo diragukan bakal nyetel dengan gaya bermain ‘heavy metal’ Rangnick di United. Sebab, Ronaldo selama ini tidak punya beban melakukan pressing.

Rangnick punya gaya bermain yang sangat khas. Tapi, apakah para pemain United bisa dengan cepat menyerap ide-ide baru yang dibawa Rangnick?

Soal ini, Jurgen Klopp bahkan sudah memberi peringatan pada Rangnick. Klopp mengatakan bahwa tantangan utama sang mentor adalah waktu. Dia tidak punya banyak waktu untuk menjelaskan idenya pada pemain.

“Anda punya ide, tetapi Anda harus menyesuaikannya dengan tim Anda, dan itu menurut saya tidak mudah ketika Anda datang di tengah musim dan ada cukup banyak 20 pertandingan antara sini dan malam tahun baru,” kata Klopp.

Michael Carrick saat ini bertugas sebagai manajer sementara United. Dia telah merampungkan tugas pertama dengan apik, membawa United menang atas Villarreal. Laga melawan Chelsea akan menjadi tugas keduanya.

Carrick dibantu Kieran McKenna dan Mike Phelan dalam menjalankan tugas. Mereka adalah orang-orang yang tidak didepak United setelah mengakhiri kerja sama dengan Solskjaer.

Kini, nasib Carrick dan kolega masih belum pasti. Carrick tahu betul apa yang terjadi dan situasi di ruang ganti United. Dia adalah orang lama di klub. Tapi, apakah dia akan cocok dengan Rangnick atau tidak, masih belum ada informasi resmi.