Semenjak promosi ke Bundesliga tiga tahun yang lalu, RB Leipzig menjelma menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di tanah Jerman. Mereka dengan cepat mampu menjelma menjadi penantang gelar juara yang serius.

Salah satu alasan di balik kecemerlangan performa Die Roten Bulen adalah materi pemain mereka yang ciamik. Mereka diperkuat oleh sejumlah pemain muda yang sangat potensial.

Sebut saja Timo Werner, mesin gol nomor satu Leipzig yang kini menjadi pesaing Robert Lewandowski sebagai top scorer Bundesliga. Ada juga bek tangguh Dayot Upamecano yang membuat pertahanan Die Roten Bulen sulit ditembus lawan.

Namun dari bintang-bintang RB Leipzig yang bersinar cerah itu, ada satu bintang yang terlupakan. Ialah Konrad Laimer, sosok yang menjadi roh permainan Die Roten Bulen saat ini.

Namanya mungkin tidak setenar Werner atau Upamecano. Namun pada kesempatan ini kami akan mengajak Bolanters untuk melihat sosok Konrad Laimer sang mesin penggerak RB Leipzig musim ini.

Lahir di Salzburg, Laimer adalah contoh pemuda lokal sejati bagi RB Salzburg namun ia terlebih dulu membuat debut seniornya di FC Liefering pada tahun 2014 sebelum kembali menjadi bagian penting dari juara liga Austria musim 2016/17.

Pada saat itu ia berrkontribusi tujuh gol dari lini tengah saat ia memenangkan gelar pemain terbaik liga di musim tersebut bersama Die Mozartstõdter. Dan seperti kebanyakan pemain RB Salzburg sebelum Konrad yang bertukar sisi dari klub raksasa Austria ke bagian timur Jerman, ia tiba di Leipzig dengan biaya lebih dari 6 juta pounds pada tahun 2017.

Laimer adalah perwujudan nyata jantung hati suatu tim di atas lapangan, khususnya bagi klub yang berlambangkan dua banteng yang hendak berbenturan itu, keberadaannya di atas lapangan bagai jiwa yang tak dapat dilepaskan dari raga – untuk menghembuskan nafas kehidupan kepada tim.

Ketika Leipzig membangun permainan dari lini belakang, gelandang lengkap serba bisa itu sering dan mampu memposisikan dirinya secara cerdas di belakang lini penyerangan lawan, demi membuka opsi progresif untuk rekan setimnya yang berposisi di bek tengah.

Ketika timnya maju ke sepertiga akhir lapangan, gelandang yang juga dikenal pekerja keras ini selalu tersedia sebagai opsi umpan yang aman dan juga menjamin perlindungan terhadap potensi serangan balik tim lawan.

Tidak hanya itu, ia adalah seorang pengumpan yang kompeten -walau sering diremehkan dengan dibiarkan begitu saja tanpa pressing ketat- dengan kemampuannya untuk mengubah pertahanan menjadi serangan bersama keahlian menggiring bolanya yang luar biasa.

Diberkati dengan fisik atletis mirip bintang Manchester City dan Belgia, Kevin de Bruyne, Laimer dengan seketika menjadi ancaman yang sulit dihentikan ketika dalam kekuatan penuh. Dalam situasi bertahan, Konrad juga pemain yang bisa diandalkan oleh pelatih.

Berbekal tekel akurat, konsentrasi, dan kegigihan untuk memenangkan bola dalam situasi sesulit apapun menjadi fitur utama gelandang berambut pirang tersebut. Ia juga kuat dalam duel udara, walau dengan tinggi badan di sekitaran rata-rata, tetapi tekad kuatnya dalam memenangkan bola demi kepentingan tim menjadi poin pentingnya.