Luka Modric tahu bahwa Kroasia dipandang sebelah mata karena kekuatan mereka berubah namun ia menegaskan Vatreni (julukan timnas Kroasia) masih tim yang berbahaya dan ingin dihindari tim-tim lawan di Euro 2020 ini.

Kroasia memiliki sejumlah pemain kelas dunia dalam skuatnya. Akan tetapi belakangan ini penampilan mereka tidak meyakinkan.

Mereka tak bisa menang saat jumpa Armenia di laga uji coba. Modric dkk cuma bisa meraih hasil imbang 1-1 saat itu.

Kemudian saat berduel lawan Belgia, Kroasia kalah 1-0. Padahal saat itu sang lawan tak diperkuat gelandang andalannya, Kevin De Bruyne.

Luka Modric pun tahu bahwa Kroasia sekarang ini maupun sebelum-sebelumnya kerap dipandang sebelah mata, khususnya saat main di turnamen besar. Namun demikian pemain 35 tahun tersebut menegaskan hal tersebut tak sampai memengaruhi mental rekan-rekannya.

“Sudah menjadi takdir kami bahwa semua orang meremehkan kami sebelum turnamen besar, tetapi tidak mengganggu kami bahwa orang-orang tidak melihat kami sebagai favorit,” kata Modric seperti dilansir Sportbible.

“Kami di sana dan kami akan berjuang dan memberikan segalanya seperti yang selalu kami berikan saat bermain untuk Kroasia,” sambung pemain Real Madrid ini.

Luka Modric juga mengakui bahwa sekarang ini skuat Kroasia memang berbeda dibandingkan sebelumnya dalam hal kualitas. Namun demikian ia menegaskan timnya masih tetap tim yang berbahaya.

“Kami akan melihat di mana kami akan mencapai, tahap turnamen apa. Kami bukan tim yang sama seperti di Piala Dunia, ada beberapa pemain yang pergi dan beberapa pemain muda yang masuk dan Anda perlu waktu agar segala sesuatunya berada di tempatnya,” ujarnya.

“Kami masih berbahaya untuk segalanya. Saya tidak berpikir semua orang menantikan untuk bermain melawan kami,” koar Modrid.

Kroasia akan berhadapan dengan Inggris di laga perdananya di Grup D Euro 2020. Setelah itu Luka Modric dkk akan berhadapan lawan Republik Ceko dan Skotlandia.