Leicester City meraih satu poin saat menjamu Manchester United di pekan ke-15 Premier League musim 2020/2021. Satu poin yang cukup bagus bagi The Foxes karena sempat dua kali dalam posisi tertinggal.

Bermain di King Power Stadium, Sabtu (26/12/2020) malam WIB, Leicester kebobolan gol pertama pada menit ke-23. Namun, mereka mampu menyamakan kedudukan lewat gol Harvey Barnes pada menit ke-31.

Di babak kedua, Leicester kembali tertinggal pada menit 79 dari gol Bruno Fernandes. Namun, sepakan Jamie Vardy pada menit ke-85 salah diantisipasi Axel Tuanzebe dan menjadi gol. Laga berakhir imbang 2-2.

Leicester memutuskan rangkaian 10 kemenangan beruntun United di laga tandang. Jamie Vardy dan kolega pun tetap berada di posisi kedua klasemen sementara Premier League dengan 28 poin.

Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, menyebut timnya tampil lebih bagus di babak pertama. Walau sempat berada dalam tekanan di awal laga, Leicester dinilai mampu menerapkan rencana bermain dengan baiknya.

“Saya rasa ini pertandingan yang bagus,” kata Brendan Rodgers kepada BT Sports.

“Kedua tim tampil menyerang dan ini laga yang sangat bagus. Pertahanan dan counter pressing kami sangat bagus. Anda harus melakukannya melawan tim seperti United yang sangat cepat ketika transisi,” katanya.

Pada akhirnya, walau tertinggal lebih dulu, Rodgers sangat puas dengan pasukannya. “Pada babak pertama, elemen permainan kami bagus,” katanya.

Brendan Rodgers memakai pendekatan yang berbeda di babak kedua. Leicester disebut tampil sedikit lebih dalam. Akan tetapi, mereka tetap tajam ketika berada dalam situasi menyerang dan harus menyamakan kedudukan.

“Kami tetap kompak dan ketat. Kami punya beberapa momen bagus saat menyerang, tetapi mungkin kurang dalam umpan akhir,” kata Rodgers.

“Kami tertinggal 2-1 dan selalu punya antusiasme dan kepercayaan diri. Kami melalui laga melawan tim tim yang telah bermain sangat baik. Para pemain menunjukkan mentalitasnya dan kami pantas mendapatkan satu poin,” tutup eks manajer Liverpool.