Menurut Pelatih Roma Liverpool Bukan Hanya Salah Seorang

7upcash – Pertandingan berat akan dihadapi AS Roma saat berkunjung ke markas Liverpool dalam lanjutan pertandingan leg pertama babak semifinal Liga Champions 2017-2018. Seperti di ketahui, pada musim ini Liverpool menjelma jadi tim yang disegani sejak hadirnya Mohamed Salah. Tetapi, pelatih Roma, Eusebio Di Francesco, kenyataannya tidak menginginkan melihat Liverpool cuma karena Salah seorang. Menurut Pelatih Roma Liverpool Bukan Hanya Salah Seorang

Menurut Pelatih Roma Liverpool Bukan Hanya Salah Seorang

Pada gelaran Liga Champions 2017-2018, Liverpool tampak jadi tim yang paling produktif, yakni dengan 33 gol. Hadirnya Salah nyatanya mampu jadi pelengkap untuk Roberto Firmino serta Sadio Mane dibagian lini serang tim berjuluk The Reds itu. Tidak ayal, tiga pemain itu juga saat ini jadi momok yang menakutkan untuk lini pertahanan lawan.

Walau tidak dapat dimungkiri kalau dari ketiga nama itu, Salah adalah sosok yang paling menonjol. Bagaimana tidak, selama musim ini, ia sudah cetak 41 gol untuk Liverpool di semuanya pertandingan. Catatan itu melampaui catatan legenda The Reds, Ian Rush, yang mengoleksi 40 gol pada musim perdananya mengenakan seragam Liverpool.

Meski demikian, pada pertandingan yang akan dimainkan Rabu 25 April 2018 dini hari WIB, Di Francesco tidak cuma akan menaruh fokus pada Salah saja. Walaupun winger asal Mesir itu adalah yang paling menonjol, namun DI Francesco tetap menilai bila Mane serta Firmino sama berbahayanya.

Jika lihat catatan 33 gol Liverpool di Liga Champions musim ini, ketiga penyerang The Reds itu sesungguhnya cukup berimbang dalam mencatatkan namanya di papan skor. Dari 33 gol itu, Salah serta Firmino masing-masing menyumbang delapan gol, sedang Mane tujuh gol.

“Kami tidak bisa hanya fokus pada satu pemain saja. Liverpool bukan hanya Salah. Kombinasi tiga penyerang itu benar-benar bekerja dengan baik bersama serta itu tidak penting, ” tutur Di Francesco, seperti dikabarkan Football Italia, Selasa (24/4/2018).

“Kami tidak menyiapkan laga ini dengan hanya satu pemain saja dalam fikiran. Saat menyiapkan laga, kami mesti berkonsentrasi pada para pemain terkuat mereka, tetapi kami tidak membidik hanya pada satu orang pemain, ” pungkas pelatih berpaspor Italia itu.