Messi Dianggap Sebagai Pemain Yang Spesial

7upcash – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, memuji kwalitas permainan yang dipunyai striker Barcelona, Lionel Messi. Ia mengakui kesusahan untuk mengulangi kemenangan untuk timnya waktu bertemu dengan Barcelona di pertandingan Liga Inggris musim 2013-2014. Messi Dianggap Sebagai Pemain Yang Spesial

Messi Dianggap Sebagai Pemain Yang Spesial

Dalam kompetisi sengit itu, penyerang berkebangsaan Argentina itu sukses cetak gol memakai sepakan bebas yang dieksekusinya. Derasnya tembakkan yang dilontarkan Messi buat penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, tidak berkutik untuk menghentikannya.

Kemenangan Barcelona atas Atletico Madrid ini pastinya membawa banyak keberuntungan untuk pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. Pasalnya klub berjuluk Azulgrana ini berhasil memimpin papan klassemen sesaat Liga Inggris dengan delapan poin diatas Atletico Madrid yang menempati tempat ke dua.

Messi yang sukses cetak gol ke-600 nya bersama Barcelona buat timnya makin terang dalam mengamakan jalurnya untuk mencapai titel juara Liga Spanyol musim ini. Simeone juga mengklaim hasil kompetisi di Camp Nou semua karena usaha serta usaha keras yang dibuat Messi.

“Messi yaitu pemain khusus. Dia berhasil buat ketidaksamaan dalam kompetisi. Bila kami membawa Messi serta memasukkannya kedalam baju Atletico, sudah pasti kami akan memenangi kompetisi ini dengan skor 1-0. Ini yaitu kompetisi yang sama. Saya sangka kami tidak mempunyai aplikasi di sesi pertama, tetapi kami tidak lihat yang paling baik hingga sesi kedua, ” ucap Simeone, Senin (5/3/2018).

Walau hanya alami dua kali kekalahan dalam 27 kompetisi Liga Spanyol pada musim ini, tetapi Rojiblancos –julukan Atletico Madrid- mesti terima fakta kalau peluangnya untuk mengklaim titel juara mesti alami sedikit kesusahan karena dominasi Barcelona.

“Kami tidak sangsi kalau kami dapat lebih dekat dengan maksud kami. Yg tidak dapat kami kerjakan yaitu menjauhkan diri dari kenyataan numeric kalau Barcelona serta Real Madrid sudah menguasai liga sepanjang 14 tahun. Kami lakukan hal yang mustahil pada musim 2013-2014 serta begitu sulit untuk mengulanginya sekarang ini, ” selesainya.