Pedro Puji Guardiola Menjelang Hadapi Manchester City

7upcash – Pemain penyerang yang kini membela klub raksasa Liga Inggris yang berjulukan The Blues, Pedro Rodriguez kesusahan untuk meredam untuk menyanjung figur yang sempat menanganinya di Barcelona dahulu, yaitu Pep Guardiola. Bahkan juga walau timnya, Chelsea, bakal bertemu dengan klub bimbingannya, Manchester City, pada arena Liga Inggris. Pedro Puji Guardiola Menjelang Hadapi Manchester City

Pedro Puji Guardiola Menjelang Hadapi Manchester City

Chelsea serta Manchester City disandingkan dalam pertandingan minggu ke-26 Premier League hari Minggu (10/2) yang akan datang. Laga tersebut akan berjalan di markas kebanggaan The Citizens, yaitu Etihad Fase.

Manchester City menggenggam misi untuk lakukan revans pada team garapan Maurizio Sarri itu. Pada pertemuan awal mulanya, yang berjalan di bulan Desember 2018 tempo hari, David Silva dkk mesti bertekuk lutut dengan skor 0-2.

Dalam tiap-tiap pertemuan pada Man City dengan Chelsea, Pedro selalu terasa melankolis. Lumrah saja, karena Josep Guardiola ialah figur yang sukses melambungkan namanya hingga diketahui jagat sepak bola saat di Barcelona dahulu.

Oleh karena itu, walau sekarang dirinya sudah berseberangan, Pedro masih tidak sungkan untuk melayangkan pujian untuk dia. Buat pemain dari Spanyol itu, Guardiola ialah figur pelatih yang prima.

“Ia ialah yang terbaik buat saya. Ia menyimpan saya di team penting. Anda dapat lihat dengan cara langsung jika Pep ialah pelatih yang mengagumkan. Saya memenangi titel, kami mainkan sepak bola yang hebat – serta ia pergi ke Bayern serta City, dan mencapai titel,” papar Pedro pada Daily Express.

“Ia ialah pelatih yang lengkap. Ia dulunya seorang pemain, jadi memahami dengan beberapa pemainnya. Tetapi ia pun lengkap dengan strategi, serta begitu bagus dalam berikan motivasi,” sambungnya.

Pedro pilih pergi dari Barcelona pada tahun 2015, serta menunjuk Chelsea menjadi klub arah setelah itu. Pada musim perdananya, dibawah bimbingan Jose Mourinho, Pedro mengaku jika dirinya alami kesusahan.

“Tahun pertama mungkin ialah yang paling sulit dalam karier saya. Saya diinginkan memenangi titel. Chelsea awal mulanya ialah team juara. Tetapi kami menerima kekalahan. Ruangan ubah berasa susah dengan beberapa pemain yang tidak terasa suka. Tetapi saya belajar banyak,” imbuhnya.

“Dibawah bimbingan [Antonio] Conte, pada musim pertama, saya seringkali bermain – ia mempunyai ciri-ciri yang berlainan. Itu ialah musim yang bagus serta dapat memenangi Premier League ialah perihal yang bagus,” tandasnya.

Sekarang, Pedro bermain dibawah bimbingan bekas pelatih Napoli, Maurizio Sarri. Pada musim ini, dia telah menuliskan keseluruhan 20 tampilan di Premier League, dengan catatan menjadi alternatif enam kali, serta sudah kantongi tujuh gol serta satu assist.