Karim Benzema sudah absen cukup banyak sampai pertengahan musim ini akibat cedera. Walaupun tidak begitu menguntungkan bagi Real Madrid, Rodrygo justru ketiban untung dengan mulai diproyeksikan jadi penyerang tengah Los Blancos.

Madrid memang tanpa penyerang murni apabila Benzema tidak bisa dimainkan. Di skuat Madrid musim ini, para pemain depan yang ada berposisi natural sebagai penyerang sayap.

Alhasil, Carlo Ancelotti pun coba bereksperimen. Ia menempatkan Rodrygo yang notabene seorang pemain sayap di posisi nomor 9.

Eksperimen tersebut berjalan lancar, apabila belum bisa dikatakan sukses. Rodrygo produktif mencetak gol saat dimainkan di posisi tersebut, meskipun masih kalah produktif dengan si pemilik asli posisi tersebut.

Di samping cederanya Benzema, ketiadaannya membantu Ancelotti untuk menguak potensi lain para pemain Madrid. Rodrygo jelas jadi salah satu contoh yang potensinya terkuak.

“Benzema belum bisa bermain karena dia memang sedang tidak bisa bermain. Tapi absennya dia membantu mengeluarkan kualitas terbaik dari Vinicius, Rodrygo, dan Fede Valverde,” katanya.

“Walaupun begitu, saya pikir kami tetap memerlukan penampilan terbaik Benzema lagi setelah Piala Dunia,” tambahnya lagi dilansir dari Managing Madrid.

Benzema tercatat sudah absen sebanyak tujuh kali di musim ini. Di saat yang bersamaan, dari 17 laga yang sudah dijalani Rodrygo, tujuh di antaranya bermain di posisi penyerang tengah.

Momen pemain berusia 21 tahun itu dimainkan di posisi ujung tombak berpas-pasan dengan absennya Benzema. Indikasi besar bahwa Rodrygo adalah pelapis Benzema.

Ketika Rodrygo bermain di posisi ujung tombak, maka posisi sayap kanan yang biasa ditempatinya akan diisi antara dua orang. Entah itu Valverde ataupun Marco Asensio.

Ancelotti mengatakan selama dirinya memainkan Rodrygo di posisi penyerang, ia melihat ada potensi yang besar bagi sang pemain. Tak segan ia kini sedang memproyeksikan Rodrygo sebagai penyerang Madrid.

“Jika dia sudah mencapai levelnya, maka saya rasa Madrid harus membuat patungnya Rodrygo,” ujar sang manajer.

“Dia punya banyak sekali potensi, terutama di posisi penyerang tengah atau di belakang penyerang tengah daripada sebagai seorang pemain sayap. Saya rasa itu akan menjadi posisi barunya,” tandasnya.