Sejarah Jerman Bantu Negara Benua Amerika Selatan Jadi Juara Dunia

7upcash – lima negara asal Amerika Selatan ambil bagian di Piala Dunia 2018. Mereka adalah Brasil, Argentina, Uruguay, Kolombia serta Peru. Banyak pihak berasumsi, satu diantara kelima negara itu akan keluar jadi kampiun Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Alasannya? Sejarah Jerman Bantu Negara Benua Amerika Selatan Jadi Juara Dunia

Sejarah Jerman Bantu Negara Benua Amerika Selatan Jadi Juara Dunia

Alasan yang dimaksud adalah siklus yang dipunyai Tim Nasional (Timnas) Jerman. Setiap kali Jerman jadi kampiun Piala Dunia, empat tahun setelahnya selalu wakil dari Amerika Selatan yang keluar jadi juara.

Pada Piala Dunia 1954, Jerman Barat jadi juara setelah di final menaklukkan Hungaria 3-2. Empat tahun berselang atau pada Piala Dunia 1958, Brasil jadi juara di Swedia. Berjumpa tuan rumah Swedia di partai puncak, Pele serta kawan- kawan
Selanjutnya, Jerman mencapai trofi Piala Dunia kedua pada 1974. Franz Beckenbauer serta kawan-kawan jadi yang terbaik setelah di final menaklukkan Belanda 2-1. Lalu pada Piala Dunia 1978, bebrapa lagi wakil Amerika Selatan jadi juara. Bertindak jadi tuan rumah, La Albicelestemenaklukkan Belanda 3-1 di partai puncak.

Lalu, Jerman mencapai trofi Piala Dunia ketiga mereka pada 1990. Titel juara dicapai setelah tim arahan Beckenbauer menaklukkan Argentina 1-0 lewat penalti Andreas Brehme. Dapat ditebak, pada Piala Dunia 1994, wakil Amerika Selatan kembali jadi juara setelah Brasil menaklukkan Italia lewat adu penalti dengan skor 3-2.

Sebab itu, ada potensi wakil asal Amerika Latin akan berjaya pada Piala Dunia 2018. Sebab pada Piala Dunia 2014 yang berlangsung di Brasil, Die Mannschaft jadi juara setelah menundukkan Argentina 1-0.

Selain dibantu siklus Jerman, dengan kualitas, wakil-wakil benua yang ada di antara Samudra Pasifik serta Samudra Atlantik itu begitu bagus, terlebih Brasil serta Argentina. Sejak ditangani Tite pada pertengahan 2016, Brasil kembali keluar jadi salah satu kekuatan sepakbola dunia.

Dari 19 laga di bawah arahan Tite, Brasil mencapai 13 menang, lima imbang serta hanya satu kalah. Sementara Argentina juga tunjukkan kepantasan mereka ada di level elite, bila menilik hasil yang dicapai pada tiga turnamen besar terakhir yang mereka ikuti.

Setelah jadi finalis di Piala Dunia 2014, Lionel Messi serta kawan-kawan juga jadi runner-up di Copa America 2015 serta 2016. Karena itu, jelas Argentina menginginkan menaikkan status runner-up jadi kampiun pada Piala Dunia 2018. Terlebih, Piala Dunia 2018 ditengarai jadi penampilan terakhir sang megabintang, Messi, dengan Argentina.