Sadio Mane tetap masuk ke dalam rombongan 26 pemain timnas Senegal yang akan berlaga di Piala Dunia 2022, meski ia sedang mengalami cedera patah tulang fibula. Atas kondisi tersebut, turut menjadi perhatian bek timnas Belanda sekaligus mantan rekan Mane di Liverpool, Virgil van Dijk.

Van Dijk mengaku sudah lama menantikan duel dengan mantan rekannya tersebut, terlebih Senegal dan Belanda tergabung di grup yang sama di Piala Dunia 2022, yaitu di Grup A. Dengan cedera yang menimpa Mane, bek berusia 31 tahun itu menilai peluang bermain striker Bayern Munchen di pertandingan pertama terbilang tipis.

“Akan sulit jika dia bermain, bisa ya atau tidak. Tapi saya tidak berpikir dia akan bermain, tetapi mereka memiliki tim yang fantastis.” ujar van Dijk kepada Goal.

Menurut van Dijk, ia sudah berkomunikasi dengan Mane untuk menyampaikan rasa prihatinnya atas kejadian yang menimpa mantan rekannya itu. Eks bek Southampton itu juga mengaku cedera yang menimpa Mane mengingatkannya pada cedera yang pernah ia alami di tahun 2021.

Van Dijk sedikit menceritakan kejadian yang pernah ia alami saat terkena cedera ACL. Saat itu, ia divonis absen selama 10 bulan yang membuatnya harus mengubur impian tampil di ajang Euro 2020.

“Saya tidak senang dalam kasus ini [menimpa Mane] dan saya pernah berada dalam situasi di mana saya terkena cedera dan harus melewatkan Euro [pada tahun 2021].” jelasnya.

Kemudian bek yang tengah membela Liverpool ini turut merasa sedih dengan absennya Mane di pertandingan pertama. Menurutnya, pemain sudah menyiapkan baik fisik maupun mental untuk bisa bermain di ajang sebesar Piala Dunia.

“Tentu saja. Saya merasa sedih untuknya. Kami sebagai pemain, kami bekerja sangat keras untuk mencapai tahap ini [bisa bermain di Piala Dunia] dan dia [Mane] telah menjadi sosok yang sangat penting untuk negaranya,” kata van Dijk.

“Tapi itu sulit dan saya merasa kasihan padanya. Saya hanya ingin mengatakan kepadanya bahwa apakah dia bermain, itu akan menjadi pertandingan yang sulit.” tambahnya.

Timnas Belanda sudah tiba di Doha pada hari Selasa kemarin waktu setempat dan van Dijk sangat bersemangat untuk turnamen besar pertamanya di level senior bersama Ons Oranje.

“Saya sangat senang bermain melawan pemain terbaik di dunia sepak bola, memimpin negara saya di sana, mewakili negara saya dengan cara terbaik dan bagi saya itu adalah impian masa kecil saya,” katanya.

“Saya berusia 31 tahun sekarang, tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa saya akan menikmati ini sebanyak mungkin dan mungkin ini adalah waktu yang lebih baik bagi saya untuk pergi ke sana karena semua yang telah saya alami. Dan juga kami memiliki skuad yang hebat jadi saya sangat bersemangat tentang hal itu.” tutup van Dijk.