Pep Berikan Penghormatan Dan Doa Untuk Wenger

7upcash – Manajer Manchester City, Josep Guardiola, mengharapkan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, bisa ikut serta dalam peran yang berbeda dalam dunia sepakbola di masa depan setelah menjabat sepanjang 22 tahun di Emirates Stadium. Pep Berikan Penghormatan Dan Doa Untuk Wenger

Pep Berikan Penghormatan Dan Doa Untuk Wenger

Sebelumnya pelatih berkebangsaan Prancis itu buat keputusan yang mengagetkan pada Jumat 20 April 2018 dengan mengundurkan diri dari Arsenal. Hal ini pastinya mengundang tanggapan dari para pemain dan para pelatih terutama di kompetisi Liga Inggris.

Guardiola sendiri memberi pujian atas usaha serta kerja keras yang sudah diberikan oleh pelatih berumur 68 tahun itu setelah 22 tahun menukangi Arsenal. Walau tidak kunjung mencapai gelar juara Liga Inggris, tetapi Guardiola menilai sudah banyak hal positif yang sudah diberi Wenger pada klub.

“Semua penghormatan saya atas apa yang telah dia kerjakan. Liga Inggris dapat jadi seperti sekarang ini adalah berkat apa yang sudah dikerjakannya. Setelah ia tiba di Arsenal, ia sudah menyampaikan pandangan serta rasa hormatnya pada sepakbola, ” ucap Guardiola, seperti ditulis dari Soccerway, Sabtu (21/4/2018).

“Saya mengharapkan yang terbaik utnuk Wenger di masa depan mudah-mudahan dia bisa terlibat dalam sepakbola dalam peran yang berbeda. Orang-orang seperti ini dibutuhkan untuk sepakbola karna pengalaman yang mereka punyai di Liga Inggris dengan Arsenal atau FIFA ataupun UEFA. Tentu saja ini menggembirakan, saat saya di Barcelona, Bayern Munich serta Manchester City untuk bersaing dengan Wenger, ” lanjutnya.

Selain ucapkan doa untuk masa depan Wenger setelah pensiun dari Arsenal, Guardiola mengakui akan membahas masa depan kariernya dengan Manchester City pada akhir musim 2017-2018. Ia merencanakan untuk perpanjang masa tinggalnya di
“Ini sulit. Sir Alex Ferguson melakukannya di Man United serta apa yang dikerjakan Arsene Wenger sekarang ini demikian rumit. Media sosial serta beberapa orang dengan pendapat mereka begitu segar. Pada pelatih aini merasakan banyak tekanan serta dengan uang yang terlibat, direktur olahraga klub tidak mempunyai kesabaran yang sama, ” tuntasnya.